- Yamaha meluncurkan motor listrik E-Vino di Jepang dengan desain retro yang ditujukan sebagai solusi mobilitas perkotaan yang praktis.
- Motor ini memiliki bobot 68 kilogram, mampu menempuh jarak 32 kilometer, serta dilengkapi baterai portabel yang mudah diisi ulang.
- Harga jual Yamaha E-Vino di Jepang mencapai sekitar 34,8 juta rupiah, namun spesifikasinya dinilai kurang ideal untuk kebutuhan Indonesia.
Suara.com - Yamaha kembali mencuri perhatian dunia otomotif melalui lini kendaraan ramah lingkungannya yang mengusung konsep desain retro pop yang sangat menggemaskan.
Motor listrik bernama Yamaha E-Vino ini hadir sebagai solusi mobilitas perkotaan yang tidak hanya mengedepankan aspek fungsionalitas, tetapi juga gaya hidup bagi penggunanya.
Dengan tampilan yang menyerupai seri Vino bermesin bensin namun dalam format elektrik, motor ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan muda yang ingin tampil beda saat berkendara di tengah kota.
Motor mungil cocok untuk muda-mudi lajang
Membahas mengenai spesifikasinya, Yamaha E-Vino dirancang dengan fokus pada kemudahan pengendalian dan kenyamanan berkendara.
Motor ini memiliki bobot yang sangat ringan, yakni hanya 68 kilogram saja sudah termasuk baterai di dalamnya.
Jantung pacunya mengandalkan motor sinkron AC yang mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 1,2 kW dan torsi puncak 7,8 Nm, yang memberikan sensasi berkendara halus serta minim suara.
Untuk urusan daya, motor ini dibekali baterai lithium-ion 50V berkapasitas 12,2 Ah seberat 6 kilogram yang bersifat portabel atau bisa dilepas pasang.
Pengguna bisa mengisi ulang daya baterai tersebut di dalam ruangan menggunakan stopkontak listrik rumahan biasa dengan waktu pengisian sekitar 3 jam saja.
Dalam kondisi baterai penuh, Yamaha E-Vino dapat menempuh jarak sekitar 32 kilometer dengan asumsi kecepatan rata-rata 30 km/jam.
Namun, pengguna bisa menambah jarak tempuh tersebut menjadi 64 kilometer jika menggunakan baterai cadangan tambahan.
Motor ini juga tersedia dalam pilihan warna yang menarik seperti Pale Cyan Pearl 2 dan Bluish White Pearl 1.

Harganya mirip Aerox 155 di Indonesia
Terkait harga, Yamaha E-Vino saat ini dipasarkan di Jepang dengan banderol sebesar 314.600 yen yang sudah mencakup pajak konsumsi sebesar sepuluh persen.
Jika dikonversi ke dalam rupiah menggunakan kurs terbaru sebesar 110,82 rupiah per satu yen Jepang, maka harga motor listrik mungil ini mencapai kisaran 34.863.972 rupiah.
Perlu dicatat bahwa harga referensi tersebut belum termasuk biaya pendaftaran, asuransi, serta pajak kendaraan lainnya yang mungkin berlaku di wilayah setempat.
Di Jepang sendiri, pembelian motor ini didukung oleh sistem subsidi pemerintah bagi konsumen yang memenuhi syarat tertentu.
Prospek jika hadir di Indonesia
Melihat fakta bahwa motor ini baru tersedia secara resmi untuk pasar domestik Jepang, muncul pertanyaan mengenai kelayakannya jika nanti hadir di pasar Indonesia.
Dari sisi desain yang ikonik dan kemudahan pengoperasian, Yamaha E-Vino jelas memiliki nilai jual yang tinggi bagi mereka yang tinggal di kawasan perumahan atau untuk keperluan komuter jarak dekat.
Kemampuan baterainya yang bisa dilepas pasang menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang tinggal di apartemen atau rumah tanpa area pengisian daya khusus.
Namun, tantangan terbesarnya terletak pada jarak tempuh 32 kilometer yang mungkin dirasa terlalu pendek bagi rata-rata pengguna motor di Indonesia yang memiliki mobilitas lintas wilayah cukup jauh.
Meskipun ada opsi baterai cadangan, harga jual yang menyentuh angka 34 juta rupiah tentu akan membuat konsumen menimbang kembali nilai ekonomisnya dibandingkan motor listrik lain dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Walau demikian, bagi pecinta gaya retro yang mencari kendaraan lincah dan berkualitas tinggi dari pabrikan ternama, Yamaha E-Vino tetap menjadi produk yang sangat layak untuk ditunggu kehadirannya.