- Pemilik mobil sering menunda pengisian bahan bakar hingga kosong untuk mengatur pengeluaran di kota-kota besar.
- Kebiasaan membiarkan tangki kosong berisiko merusak komponen pompa bensin dan memicu penyumbatan pada sistem pembakaran kendaraan.
- Pengemudi diimbau mengisi bensin sebelum indikator kritis demi menghindari risiko mogok dan biaya perbaikan mesin mahal.
Suara.com - Pemilik mobil di kota-kota besar sering kali menunda untuk mengisi bensin mobil hingga indikator bensin mendekati kosong. Hal ini biasanya dilakukan sebagai strategi mengatur pengeluaran harian di tengah harga bahan bakar yang fluktuatif.
Namun kebiasaan menunda mengisi bensin mobil yang biasa ternyata menyimpan risiko besar yang dapat merusak kendaraan dalam jangka panjang.
Mengutip laman resmi Daihatsu, membiarkan tangki bensin sering kosong bukan hanya soal risiko mogok di jalan. Kebiasaan ini dapat mempercepat kerusakan sejumlah komponen vital pada sistem bahan bakar.
Salah satu yang paling terdampak adalah fuel pump atau pompa bensin.
Kerusakan Fuel Pump dan Ancaman Endapan Kotoran
Pompa bensin menggunakan bahan bakar sebagai media pendingin saat beroperasi. Jika volume bensin di dalam tangki terlalu sedikit, komponen ini akan bekerja pada suhu yang lebih tinggi. Kondisi panas berlebih ini memicu keausan lebih cepat serta menurunkan usia pakai pompa tersebut.
Selain itu endapan residu atau kotoran di dasar tangki juga menjadi ancaman serius. Saat level bensin sangat rendah, kotoran tersebut berpotensi ikut tersedot ke sistem pembakaran. Dampaknya filter bahan bakar akan cepat kotor dan injektor bisa tersumbat sehingga performa mesin menurun drastis.
Risiko Mogok dan Biaya Perawatan Membengkak
Risiko lain yang mengintai adalah potensi mobil mogok mendadak. Situasi ini sangat berbahaya jika terjadi di tengah jalan tol, area tanjakan, atau lokasi yang jauh dari akses bantuan. Sistem bahan bakar juga rentan mengalami overheat karena kurangnya cairan bensin yang berfungsi menjaga stabilitas suhu kerja komponen.
Dalam jangka panjang kebiasaan membiarkan tangki hampir kosong terus-menerus akan memperpendek umur berbagai komponen kendaraan. Biaya perbaikan yang muncul nantinya bisa jauh lebih mahal daripada pengisian bensin tepat waktu.
Para pengguna mobil sangat dianjurkan untuk segera melakukan pengisian sebelum indikator mencapai level kritis agar performa mesin tetap terjaga dan kendaraan lebih awet.