Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 21 Mei 2026 | 16:05 WIB
Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen
Mobil lIstrik BYD. (Foto: Autohome)
baca 10 detik
  • Baterai blade BYD dirancang dengan desain ringkas menggunakan perekat struktural masif demi efisiensi ruang dan kepadatan energi.
  • Proses pembongkaran baterai sangat sulit dan memakan waktu lama karena komponen menyatu permanen dengan struktur kendaraan.
  • Tingkat kesulitan perbaikan ini berisiko meningkatkan biaya perbaikan serta premi asuransi bagi pemilik mobil listrik tersebut.

Suara.com - Mobil listrik sering kali dipromosikan dengan rendahnya biaya perawatan karena memiliki lebih sedikit komponen bergerak. Namun temuan terbaru mengungkap baterai blade BYD menunjukkan fakta yang berbanding terbalik mengenai kemudahan perbaikan sebuah mobil listrik.

Baterai blade BYD 572 kilogram tersebut memang memiliki desain arsitektur yang sangat cerdas untuk mencapai efisiensi ruang dan kepadatan energi tinggi. BYD menggunakan 170 sel panjang sebagai elemen struktural yang disusun sangat rapat. Sayangnya desain yang sangat ringkas dan menyatu dengan struktur kendaraan ini justru mengorbankan sisi kemudahan saat melakukan servis.

Proses pembongkaran baterai tersebut dilaporkan memakan waktu hingga delapan jam. Tim peneliti harus melakukan penggilingan, pemotongan, pemukulan, bahkan membekukan paket baterai selama 40 jam di ruang pendingin. Langkah pembekuan ini dilakukan dengan harapan perekat struktural di dalamnya menjadi rapuh sehingga mudah dilepaskan namun hasilnya tetap sulit dilakukan.

Kendala utama yang ditemukan adalah penggunaan perekat struktural yang sangat masif di seluruh bagian baterai mulai dari modul, busbar, hingga kabel. Penggunaan perekat ini memang efektif untuk mengurangi bobot dan menambah kekakuan kendaraan tetapi membuat paket baterai menjadi sistem permanen yang hampir mustahil diperbaiki secara parsial.

Berdasarkan pengujian terhadap lebih dari 20 jenis paket baterai berbeda, para peneliti menyatakan bahwa baterai Blade BYD adalah yang paling sulit dibongkar. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait potensi pembengkakan biaya tenaga kerja dan premi asuransi yang melambung tinggi.

Jika terjadi kerusakan pada satu sel saja atau kecelakaan ringan pada area baterai, pemilik kendaraan kemungkinan besar harus mengganti seluruh paket baterai blade BYD secara utuh dengan harga yang sangat mahal. Tren industri otomotif saat ini memang mengarah pada efisiensi produksi yang maksimal. Namun desain yang sangat tertutup  berpotensi menjadi bumerang bagi konsumen terutama ketika masa garansi mobil listrik telah berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga 6 Mobil Listrik BYD Termurah Mei 2026, Tipe Hemat hingga Premium

Update Harga 6 Mobil Listrik BYD Termurah Mei 2026, Tipe Hemat hingga Premium

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:29 WIB

VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga

VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:56 WIB

BYD Akui Pede Hadapi Gempuran Merek Mobil Listrik Baru di Indonesia

BYD Akui Pede Hadapi Gempuran Merek Mobil Listrik Baru di Indonesia

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:05 WIB

Terkini

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

Ofero Carria 1 Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 130 KM untuk Pelaku UMKM

Ofero Carria 1 Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 130 KM untuk Pelaku UMKM

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:14 WIB

×