Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:10 WIB
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
Taksi Green SM yang gunakan mobil listrik dari VinFast. [Dok Green SM]
baca 10 detik
  • VinFast Indonesia menyatakan duka cita atas kecelakaan maut taksi Green SM yang tertabrak kereta api di Bekasi Timur.
  • Pihak perusahaan berkomitmen mendukung penuh investigasi teknis yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian dan juga lembaga KNKT.
  • VinFast menegaskan bahwa Green SM merupakan entitas bisnis terpisah yang bertindak sebagai pelanggan dan operator taksi listrik.

Suara.com - VinFast Indonesia akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai insiden kecelakaan maut yang melibatkan taksi Green SM dan kereta api di Bekasi Timur.

Perusahaan otomotif asal Vietnam tersebut menegaskan bahwa saat ini proses investigasi masih terus berjalan dan hasilnya sepenuhnya berada di bawah wewenang pihak terkait.

CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut.

Ia memastikan pihaknya berkomitmen mendukung penyelidikan yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT bersama pihak kepolisian.

“Pada prinsipnya tentu kami bersimpati, berduka cita mendalam atas kejadian tersebut. Saat ini prosesnya masih dalam tahap investigasi oleh pihak berwenang, KNKT, kepolisian, dan beberapa instansi terkait,” ujar Kariyanto, di Jakarta, Kamis (21 Mei 2026).

Meski kendaraan yang terlibat menggunakan unit mereka perusahaan memberikan penjelasan mengenai struktur organisasi guna memperjelas batasan tanggung jawab.

Kariyanto menyebut Green SM sebenarnya adalah entitas bisnis yang berbeda dari distributor utama di Indonesia.

“Green SM merupakan sister company atau taksi operator, customer kami juga. Tapi kami selaku brand holder tentu berkolaborasi, kita support semua penyelidikan yang ada dengan memberikan seluruh data yang kami miliki,” katanya.

VinFast di Indonesia memiliki pembagian tugas yang spesifik pada empat entitas berbeda meliputi manufaktur distribusi infrastruktur pengisian daya hingga operasional taksi.

baca juga

Pemisahan manajemen ini dinilai menjadi poin dalam menanggapi kasus hukum maupun insiden operasional di lapangan.

“Green SM Indonesia itu perusahaan taksi terpisah, ada CEO-nya sendiri, ada company-nya sendiri mereka. Jadi bagi kami, GSM itu customer yang membeli kendaraan dari kami,” tegas Kariyanto.

Kini publik menanti hasil penyelidikan teknis dari KNKT untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. VinFast mengklaim tetap fokus pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia meski diterpa kabar buruk terkait mitra operatornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir

Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:50 WIB

Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV

Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:11 WIB

Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×