Terciduk di NJKB Jakarta! Peluncuran Honda Vario 160 Facelift 2026 Tinggal Menunggu Waktu

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 26 Mei 2026 | 12:53 WIB
Terciduk di NJKB Jakarta! Peluncuran Honda Vario 160 Facelift 2026 Tinggal Menunggu Waktu
Prediksi perubahan wajah Honda Vario 160 terbaru (Greatbiker)
baca 10 detik
  • Honda Vario 160 terbaru versi 2026 resmi terdaftar di NJKB, tanda peluncuran semakin dekat.
  • Berstatus facelift, fokus utama ubahan pada desain bodi yang lebih ramping, tajam, dan agresif.
  • Mesin tangguh 160cc eSP+ serta pilihan varian pengereman CBS dan ABS tetap dipertahankan.

Suara.com - Kabar panas buat penggemar skutik sporty di Tanah Air! Desas-desus kehadiran versi terbaru dari Honda Vario 160 atau yang dikenal sebagai Click 160 di pasar global akhirnya mendapat titik terang yang sangat valid.

Bukan lagi sekadar rumor dari mulut ke mulut, data terbarunya sudah resmi tercatat di sistem Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Jakarta per 22 Mei 2026 dilansir dari laman Greatbiker.

Masuknya kode baru di NJKB adalah sinyal terkuat di dunia otomotif. Tanpa dokumen ini, sebuah kendaraan tidak akan bisa memproses surat-surat penting seperti STNK atau BPKB. Artinya, motor ini sudah melewati tahap administrasi akhir dan peluncurannya tinggal menunggu waktu.

Mengupas Sandi Rahasia X1H di NJKB

Data NJKB Jakarta mencatat dua kode misterius yang langsung mengarah pada pembaruan Vario 160.

Perbedaan kode bagian belakang ini merujuk pada dua varian pengereman yang kemungkinan besar akan kembali ditawarkan oleh pabrikan sayap mengepak:

  • X1H02N32L1 AT (Prediksi Tipe CBS / Combi Brake System)

Kode akhiran "L1" diprediksi sebagai varian standar. Pada tipe ini, umumnya tidak ada penambahan sensor kecepatan ekstra di area roda seperti halnya pada versi ABS.

  • X1H02N32L3 AT (Prediksi Tipe ABS / Anti-lock Braking System)

Kode akhiran "L3" mengarah pada varian tertinggi. Ciri khas tipe ini adalah penggunaan komponen pengereman yang lebih kompleks, termasuk penempatan wheel speed sensor dan elemen sistem rem belakang yang khusus dirancang untuk ABS.

Minor Change atau All-New? Ini Fakta Kodenya

baca juga
Ilustrasi Honda Click 160 atau Honda Vario 160 terbaru yang kabarnya akan memiliki varian street dan dibekali fitur Honda RoadSync. (Foto: Ist)
Ilustrasi Honda Click 160 atau Honda Vario 160 terbaru yang kabarnya akan memiliki varian street dan dibekali fitur Honda RoadSync. (Foto: Ist)

Sebelum muncul di sistem NJKB, kalangan gearhead juga sempat meramaikan kode internal K2SM. Sebagai pengingat, kode sasis/projek Vario 160 yang beredar saat ini adalah K2S.

Penambahan huruf "M" di belakang kode tersebut mematahkan ekspektasi tentang perombakan total.

Berdasarkan tradisi Honda pada beberapa model sebelumnya, ini menandakan bahwa versi 2026 adalah model Facelift atau Minor Change, bukan All-New.

Honda tampaknya akan fokus pada penyegaran estetika untuk menjaga daya saingnya di kelas 160cc tanpa merombak struktur utama sasis.

Bocoran Ubahan: Bodi Lebih Agresif, Tarikan Makin Responsif!

Meski berstatus facelift, ubahan yang disiapkan diprediksi cukup signifikan untuk membuat mata melirik. Berikut adalah poin-poin ekspektasi ubahannya:

  • Diet Bodi: Merespons masukan pasar Indonesia, fairing dan bentuk bodi kemungkinan besar akan direvisi agar tampil lebih ramping, tajam, dan agresif untuk memperkuat aura sporty.
  • Penyegaran Wajah: Fokus ubahan kosmetik akan terjadi pada area lampu depan (headlights), grafis striping, pilihan warna baru, dan beberapa detail bodi eksterior.
  • Tuning ECU: Mesin tidak diganti, namun ada kemungkinan Honda melakukan fine-tuning pada respons throttle dan manajemen perangkat lunak injeksi bahan bakar untuk akselerasi yang lebih instan.
  • Mesin Tetap eSP+: Jantung pacu dipertahankan menggunakan blok mesin 160cc, 4-katup, eSP+, berpendingin cairan. Mesin ini masih dianggap sangat fresh dan buas di kelasnya, baik dari segi tenaga, akselerasi, maupun efisiensi bahan bakar.

Langkah penyegaran ini sangat krusial. Vario 160 adalah salah satu ujung tombak skuter Honda di pasar Indonesia.

Menyuntikkan tampilan yang lebih segar adalah langkah taktis yang wajib dilakukan untuk meredam pergerakan kompetitor yang terus memanaskan persaingan.

Bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk meminang skutik bongsor dalam waktu dekat, sepertinya menahan diri sedikit lebih lama adalah pilihan yang bijak.

Berbekal data resmi NJKB ini, fase pre-launch Vario 160 versi 2026 sudah di depan mata!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Lupakan Skutik 150cc Biasa, Motor Mewah Honda Ini Punya Traksi Sempurna dan Tenaga Mantap

Lupakan Skutik 150cc Biasa, Motor Mewah Honda Ini Punya Traksi Sempurna dan Tenaga Mantap

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:38 WIB

Daftar Harga Motor Matik Honda, Yamaha, dan Suzuki Banderol Rp 18 Jutaan

Daftar Harga Motor Matik Honda, Yamaha, dan Suzuki Banderol Rp 18 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 13:50 WIB

Terkini

DJP Janji Buka Akses Data Mikro Pajak ke Peneliti, Buat Apa?

DJP Janji Buka Akses Data Mikro Pajak ke Peneliti, Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 17:05 WIB

Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah

Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:00 WIB

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:56 WIB

Duo Legenda Timnas Jepang Turun Gunung Latih Srikandi Indonesia di Jakarta

Duo Legenda Timnas Jepang Turun Gunung Latih Srikandi Indonesia di Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 16:55 WIB

Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting

Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 16:50 WIB

Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan

Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:50 WIB

Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk

Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 16:49 WIB

Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali

Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 16:46 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

×