Dua model legendaris yakni Toyota Kijang Innova dan Toyota Avanza tetap menjadi incaran utama bagi konsumen yang mencari mobil bekas. Kepopuleran MPV dipicu oleh kebutuhan fungsional seperti kapasitas penumpang yang besar hingga delapan orang serta biaya perawatan yang relatif ekonomis.
4. Avenger 220 Motor Cruiser Bertampang ala Harley-Davidson, Harga Mirip Scoopy dan Fazzio

Bajaj Auto resmi merilis Avenger 220 Street, varian motor cruiser dengan gaya urban yang kembali hadir setelah sebelumnya hanya tersedia dalam versi 160cc.
Kini, Street hadir di India dengan mesin 220cc, menambah pilihan di jajaran Avenger yang sebelumnya diisi oleh Avenger 220 Cruise.
5. Motor Ikonik Honda Super Cub Tampil Imut Hasil Kolabirasi dengan Hello Kitty Harga Rp 30 Jutaan

Honda Super Cub merupakan salah satu motor Honda paling legendaris di dunia. Baru-baru ini pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut menghadirkan model yang tak biasa merupakan hasil kolaborasi dengan Hello Kitty. Peluncuran ini sekaligus merayakan ulang tahun ke 50 karakter populer dari Sanrio tersebut yang pertama kali muncul pada tahun 1974.
Kerja sama unik ini melahirkan dua model pilihan yaitu Super Cub 50 Hello Kitty dan Super Cub 110 Hello Kitty. Menariknya desain yang diusung tidak terlihat terlalu kekanak-kanakan. Honda memilih pendekatan estetika yang lebih dewasa dengan menyematkan detail halus di seluruh bodi kendaraan tanpa menghilangkan identitas klasik Honda Super Cub.
6. Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik
![Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik. [Suara.com/Iqbal]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/04/12771-ilustrasi-operasi-senyap-di-bgn-dari-dadan-hindayana-dicopot-hingga-jadi-tersangka.jpg)
Pengadaan armada operasional berupa kendaraan listrik seharusnya menjadi lompatan modernisasi instansi pemerintah. Namun, proyek puluhan ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana justru berujung pada temuan mencengangkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dana fantastis senilai Rp 1,03 triliun (tepatnya Rp1.035.515.297.908) telah disalurkan untuk menebus 21.801 unit motor listrik. Sayangnya, temuan Kejagung mengungkap bahwa vendor yang ditunjuk ibarat "palugada" (apa lu mau gua ada), yang lini bisnisnya jauh dari kesan spesialis otomotif.