- Brixton G400T tawarkan bodi bongsor ala Yamaha TMax dengan velg jari-jari dan suspensi USD.
- Skutik ini bermesin QJMotor 350-400cc dan dilengkapi fitur canggih seperti dashcam bawaan pabrik.
- Masuk Indonesia, motor ini harus turun ke 250cc agar bebas pajak mewah dan bersaing.
Suara.com - Gelaran MForce Motor Show 2026 kembali memberikan kejutan bagi para pecinta roda dua. Di tengah hiruk-pikuk peluncuran motor baru, mata pengunjung tertuju pada satu sosok skutik bongsor yang mencuri perhatian. Kenalkan, Brixton G400T.
Sekilas pandang, Anda mungkin akan mengira ini adalah maxi-skuter perkotaan biasa yang disiapkan untuk menjegal Yamaha XMax 300 atau Honda ADV350. Namun, ada daya tarik visual kuat yang membedakannya.
"Sekilas, banyak yang mungkin mengira ini adalah maxi-skuter perkotaan biasa. Namun semakin diamati lebih dekat, motor ini terasa semakin menarik karena menggabungkan kepraktisan skuter dengan gaya ADV yang saat ini sangat populer," ungkap laman 2banh.vn.
Wajah Bengis Ala Yamaha TMax
Daya tarik pertama Brixton G400T langsung terasa dari desain eksteriornya. Bagian fascia depan didesain sangat tajam dengan sorotan lampu Dual LED yang mengintimidasi.
Dipadukan dengan windshield berukuran besar dan lekukan bodi serba menyudut, posturnya terlihat sangat gagah.
Banyak yang sepakat bahwa aura bagian depan hingga tengah motor ini memancarkan nuansa premium yang kental, mirip dengan moge skutik legendaris, Yamaha TMax 560.
Bodi besarnya memang mengisyaratkan kenyamanan ekstra untuk melahap aspal mulus perkotaan maupun rute antar-provinsi.
Kaki-kaki "Garuk Tanah" yang Bikin Melongo

Ini dia bagian yang paling bikin geleng-geleng kepala. Di saat skutik bongsor sekelasnya setia menggunakan velg cast wheel (racing) dan suspensi teleskopik konvensional, Brixton G400T justru "menyimpang" dari kodrat.
"Namun, yang lebih menarik perhatian saya adalah kaki-kakinya; alih-alih menggunakan velg cast (racing) dan garpu teleskopik yang biasa ditemukan di segmen ini, Brixton G400T justru dilengkapi dengan velg jari-jari bercat emas yang cukup mencolok."
Pabrikan asal Eropa ini secara berani membekali G400T dengan spesifikasi kaki-kaki ala motor trabasan:
- Velg Jari-jari (Spoke Rims): Dilabur warna emas yang mencolok, memberikan kesan eksklusif sekaligus tangguh untuk meredam benturan di jalanan keriting.
- Suspensi Upside Down (USD): Suspensi depan menggunakan model terbalik (USD) yang membuat area roda depan terlihat sangat padat dan kekar.
- Pengereman Optimal: Mengandalkan Dual Disc Brake (cakram ganda) di bagian depan yang sudah terintegrasi dengan sistem ABS.
Perpaduan bodi aspal dengan kaki-kaki off-road ini menciptakan proporsi visual yang unik dan siap diajak berpetualang.
"Dilihat dari jarak dekat, G400T terasa seperti maxi-skuter yang siap untuk perjalanan jauh. Bodinya memang cenderung untuk aspal, tetapi konfigurasi sasis dan sistem suspensinya menciptakan tampilan yang kuat, sama sekali berbeda dari kebanyakan skuter di segmen yang sama," tambah laporan tersebut.
Mesin Kolaborasi dan Banjir Fitur Canggih
Usut punya usut, ada detail menarik yang tertangkap kamera di area blok CVT, yaitu emblem QJMotor.
Hal ini mengindikasikan bahwa Brixton menggunakan platform mesin dari raksasa otomotif Tiongkok tersebut untuk mengembangkan G400T.
Dengan kubikasi yang diperkirakan berada di angka 350cc - 400cc, performanya jelas siap mengadu otot dengan rival-rivalnya.
Tidak hanya menang tampang, G400T juga dibekali fitur komplit khas motor touring kekinian.
Mulai dari sistem penguncian Keyless, layar TFT full color, port charging USB, laci penyimpanan depan, hingga sistem pencahayaan Full LED.
Bahkan yang paling menarik, motor ini sudah dibekali Dashcam Terintegrasi, sebuah fitur bawaan pabrik yang masih sangat langka namun sangat dibutuhkan oleh bikers masa kini.
Akankah Masuk ke Indonesia?
Hingga saat ini, Brixton belum mengumumkan secara resmi rencana distribusi global untuk G400T karena ini adalah kemunculan perdananya di hadapan publik.
Namun, dengan tren skutik adventure yang terus meroket di Asia Tenggara, motor ini berpotensi besar menjadi primadona baru.
Apabila kelak masuk ke Indonesia dengan penyesuaian mesin 250cc agar terhindar dari pajak barang mewah yang mencekik, skutik berwajah TMax dengan kaki-kaki trabasan ini dipastikan siap merusak pasar yang selama ini dikuasai pabrikan Jepang.