- Kenaikan harga BBM pada Juni 2026 mendorong pekerja di Indonesia beralih ke motor listrik untuk efisiensi biaya.
- Pemerintah memberikan subsidi Rp 7 juta bagi unit motor listrik dengan TKDN minimal 40 persen untuk masyarakat.
- Terdapat lima rekomendasi motor listrik di bawah Rp 20 juta yang menawarkan jarak tempuh jauh dan biaya operasional murah.
Suara.com - Memasuki pertengahan tahun 2026, para pekerja di kota-kota besar Indonesia mulai memutar otak menghadapi kenaikan harga BBM yang cukup signifikan.
Harga Pertamax yang telah menyentuh angka Rp 16.250 per liter per Juni 2026 memaksa kaum komuter mencari cara agar dompet tidak makin tiris.
Solusi paling rasional saat ini adalah beralih ke motor listrik yang biaya operasionalnya diklaim mampu menghemat pengeluaran energi hingga 85 persen dibanding motor konvensional.
Menariknya, kini sudah banyak pilihan unit dengan harga di bawah Rp 20 juta yang sanggup menempuh jarak jauh untuk mobilitas harian.
Subsidi motor listrik
Pemerintah melalui berbagai kebijakan juga masih memberikan dukungan berupa subsidi untuk unit yang memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN minimal 40 persen.
Hal ini membuat motor listrik dengan spesifikasi mumpuni menjadi sangat terjangkau bagi karyawan yang ingin tampil modern tanpa mengabaikan sisi ekonomis.
Opsi motor listrik murah untuk ngantor
Berikut adalah lima rekomendasi motor listrik terbaik untuk ngantor yang dibanderol di bawah Rp 20 juta dengan jarak tempuh minimal 60 km.
1. United MX-1200
![United MX-1200. [United Motor]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/06/94854-united-mx-1200.jpg)
Pertama adalah United MX-1200 yang menjadi primadona bagi penyuka desain urban-active. Motor ini dibanderol sekitar Rp 15,8 juta untuk OTR Jakarta, bahkan harganya bisa turun menjadi Rp 8,8 juta hingga Rp 10,8 jutaan setelah dipotong subsidi pemerintah. Dengan jarak tempuh mencapai 80 km dalam sekali cas dan kecepatan maksimal 65 km/jam, MX-1200 sangat ideal untuk rute perkotaan. Motor ini juga dibekali dek bawah yang luas untuk membawa barang kantor serta fitur keyless entry yang praktis.
2. Polytron Fox-200
![Polytron FOX 200 diluncurkan di Jakarta, Jumat (22/8/2025). [Suara.com/Liberty Jemadu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/22/52862-polytron-fox-200.jpg)
Selanjutnya, ada Polytron Fox-200 yang efisien untuk wara-wiri. Dengan skema sewa baterai, unit ini bisa dibawa pulang dengan harga mulai Rp 11,9 juta hingga Rp 12,9 jutaan tergantung wilayahnya. Fox-200 menawarkan jarak tempuh sejauh 85 km dengan kapasitas baterai 1,94 kWh dan tenaga motor 1.500 watt. Desainnya yang ringkas membuatnya lincah membelah kemacetan jam berangkat kantor.
3. Viar Q1
![Viar Q1 L. [Viar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/06/22891-viar-q1-l.jpg)
Bagi Anda yang mencari daya jelajah lebih panjang, Viar Q1 bisa menjadi pertimbangan utama. Motor listrik yang sudah sangat populer ini sanggup menempuh jarak hingga 120 km sekali pengisian daya penuh berkat penggunaan baterai Lithium-ion 60V 23 Ah. Harga unitnya berada di kisaran Rp 14 juta sampai Rp 18 jutaan. Kecepatan maksimalnya stabil di angka 60 km/jam, cukup aman dan nyaman untuk penggunaan rutin harian.
4. Yadea T9

Pilihan keempat adalah Yadea T9 yang tampil dengan desain futuristik dan sporty. Setelah mendapatkan subsidi, harga motor ini menjadi sekitar Rp 14,5 juta. Keunggulannya terletak pada jarak tempuh yang mencapai 100 km dengan kecepatan puncak 60 km/jam. T9 sudah dilengkapi lampu full LED dan sistem pengereman cakram pada seluruh rodanya untuk menjamin keamanan berkendara.
5. Selis E-Max

Terakhir adalah Selis E-Max Dual Lithium yang menawarkan daya jelajah impresif hingga 120 km. Harga unit ini kompetitif di rentang Rp 15 juta hingga Rp 20 jutaan, bahkan versi subsidinya bisa diperoleh di kisaran Rp 6,5 jutaan. Waktu pengecasannya tergolong cepat, hanya sekitar 5 jam dari kondisi kosong, sehingga bisa dilakukan di kantor saat bekerja.
Selain harga beli yang terjangkau, perawatan rutin motor listrik juga sangat murah. Biaya servis berkala hanya berkisar Rp 55.500 dengan durasi pengerjaan yang singkat, sekitar 20 menit saja.
Komponen yang dicek pun sederhana, mulai dari fungsi lampu, klakson, minyak rem, hingga kesehatan baterai. Dengan segala kemudahan dan penghematan ini, beralih ke motor listrik bukan lagi sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan finansial yang mendesak di tahun 2026.