Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Soekarno Hingga Prabowo (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Harga BBM melompat drastis dari Premium Rp150 di Orba hingga Pertamax Rp17.000 era Prabowo.
  • Kendaraan modern berkompresi tinggi wajib menggunakan BBM oktan minimal 92 (Pertamax) demi keawetan mesin. 
  • Memaksa mesin modern meminum BBM subsidi berisiko memicu kerusakan internal dengan biaya perbaikan mahal. 

Ini adalah era di mana harga BBM mengalami lompatan paling dramatis, sekaligus mengubah lanskap teknologi mobil di Indonesia secara permanen.

  • 2005-2013 (Era SBY): Akibat harga minyak dunia tembus $140/barel, Premium meroket dari Rp2.400, lalu ke Rp4.500, hingga puncaknya Rp6.500 per liter.
  • 2014 (Era Jokowi): Premium sempat menyentuh Rp8.500 per liter.
  • 2022 (Era Jokowi): Premium perlahan dihapus. Masyarakat beralih ke Pertalite (RON 90) yang harganya dikunci di Rp10.000 per liter.

Mahalnya harga BBM membuat konsumen menuntut kendaraan yang lebih irit.

Pabrikan otomotif merespons dengan menghadirkan mesin berteknologi katup variabel seperti VVT-i dan VTEC, hingga lahirnya program Low Cost Green Car (LCGC) seperti Brio, Agya, dan Ayla.

Syarat utama agar mesin irit dan bertenaga adalah rasio kompresi mesin dinaikkan drastis (rata-rata di atas 10:1).

Efeknya, mesin ini sebenarnya sudah "diharamkan" minum Premium (RON 88) dan menjadikan Pertalite (RON 90) sebatas BBM kompromi, bukan BBM ideal.

4. Era Prabowo

Hingga pertengahan 2026, ketegangan geopolitik Timur Tengah membuat harga minyak mentah Brent naik ke $92 per barel. Imbasnya langsung terasa di pompa SPBU non-subsidi:

  • Pertalite & Solar (Subsidi): Ditahan di Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.
  • Pertamax (RON 92): Melonjak 32% menjadi Rp16.250 per liter.
  • Pertamax Green 95: Naik mendekati 32% menjadi Rp17.000 per liter.

Di sinilah letak buah simalakama bagi pemilik mobil modern. Buku manual kendaraan keluaran lima hingga sepuluh tahun terakhir mayoritas sudah mewajibkan BBM dengan minimum oktan 92.

Jika Anda nekat "turun kasta" ke Pertalite Rp10.000 demi menyelamatkan dompet bulanan, risikonya sangat nyata.

baca juga

Pembakaran dini pada mesin berkompresi tinggi akan menimbulkan bunyi ngelitik, penumpukan kerak karbon di ruang bakar yang parah, dan keausan piston.

Pada akhirnya, biaya turun mesin dan perbaikan di bengkel jelas akan jauh melampaui uang receh yang Anda hemat dari selisih beli bensin.

Menelusuri sejarah BBM dari Rp150 hingga Rp17.000 membuktikan bahwa kenaikan bensin bukan sekadar urusan negara mengatur APBN.

Ini adalah cerita tentang kendaraan di garasi kita yang semakin canggih, semakin efisien, namun semakin "borjuis" urusan makanan.

Pada akhirnya, kita semua harus rela merogoh kocek lebih dalam, karena dompet kita kini dijepit oleh dua hal: harga minyak global dan buku manual pabrikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga

Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

News | Senin, 02 November 2026 | 09:03 WIB

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

News | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

Foto | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

News | Senin, 02 November 2026 | 08:55 WIB

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:50 WIB

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:49 WIB

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

×