- Pemasangan Bi-LED memakan daya besar yang dapat membebani kinerja mesin dan sistem pengapian.
- Gunakan Bi-LED dengan fitur cut-off dan electric leveling agar tidak menyilaukan pengguna jalan lain.
- Cek kesehatan aki, pasang voltmeter, dan sesuaikan budget sebelum memulai modifikasi perlampuan harian.
Meski memakan daya besar, Lantip tidak melarang modifikasi ini, asalkan konsepnya matang dan tahu cara memilih komponen yang benar agar tidak merugikan orang lain.
Dibandingkan lampu sorot atau lampu tembak tambahan yang sering bikin silau, Bi-LED sebenarnya jauh lebih ramah pengguna jalan lain jika dipasang dengan benar.
"Kalau Bi-LED itu sukanya dia ada cut-off-nya (garis batas cahaya). Yang jelas Bi-LED itu lebih baik daripada lampu sorot atau lampu tembak. Karena lampu sorot atau lampu tembak dia nggak ada cut-off-nya," urai Lantip.
Selain itu, ia juga sangat menyarankan pemasangan fitur electric leveling (penyetel tinggi-rendah cahaya elektrik), terutama saat melewati area padat penduduk atau jalanan kampung.
"Kalau kita masuk kampung, nggak ada yang jalannya lurus. Efeknya, kasihan yang depan. Jadi kalau kita posisi di kampung... elektrik leveling kelebihannya kita bisa turunin cahaya kita (agar tidak menyorot muka orang)," tuturnya.
Tips buat Pelajar: Sesuaikan Budget dan Pilih Merek yang Tepat
Bagi para pelajar atau modifikator pemula yang punya budget terbatas namun ingin Vario 125-nya tampil keren dan aman untuk harian, Lantip memberikan tips pamungkas.
"Sesuai fungsi dulu. Motor ini mau dibawa ke mana dulu? Mau dibuat kontes, dibuat harian, atau mau dibuat touring? Kalau mau mode harian, ya udah kita sesuai standarnya SOP-nya elektrikal motor itu seperti apa," katanya.
Untuk urusan komponen, Lantip membocorkan beberapa merek proyektor Bi-LED yang saat ini menjadi favorit anak motor karena menawarkan kualitas jempolan dengan harga yang relatif terjangkau.
"Kalau sementara ini sih, brand yang paling rekomendasi dan paling asyik di anak-anak pelajar sih, masih AES sama Vahid. Dengan harga segitu dibandingkan brand yang lain... perbandingannya juga lumayan tinggi, lebih bagus ke Aes sementara ini," pungkas Lantip.
Sejalan dengan kampanye #Cari_Aman yang digaungkan Astra Motor Yogyakarta, edukasi dari Arfris Project ini membuktikan bahwa komunitas Honda Vario di Jogja kini semakin cerdas. Modifikasi boleh tetap jalan untuk menyalurkan hobi, namun fungsi, aturan jalan, dan keselamatan bersama tetap menjadi prioritas utama.