- Harley-Davidson dan Hero MotoCorp berkolaborasi memproduksi motor entry-level berkapasitas menengah di India guna menekan biaya produksi global.
- Perusahaan berencana meluncurkan model baru, termasuk Harley-Davidson Sprint, yang dijadwalkan debut pada akhir tahun 2024 ini.
- Potensi ekspor ke Indonesia masih menunggu keputusan resmi Harley-Davidson meski negara tersebut menjadi pasar potensial yang signifikan.
Suara.com - Harley-Davidson bersama Hero MotoCorp sedang menjajaki kolaborasi lebih luas untuk menghadirkan motor entry-level dengan harga terjangkau.
Setelah sukses meluncurkan Harley-Davidson X440 dan Hero Mavrick 440, keduanya berencana menambah model baru, termasuk yang disebut Harley-Davidson Sprint yang diperkirakan debut akhir tahun ini.
Kolaborasi ini melibatkan Harley-Davidson, produsen motor legendaris asal Amerika, dan Hero MotoCorp, raksasa otomotif India.
Hero menjadi mitra strategis sejak Harley menutup pabrik di India pada 2020. Kini, Hero bertanggung jawab atas produksi, distribusi, hingga pengembangan motor Harley untuk pasar India.
Hero MotoCorp mengonfirmasi bahwa lebih banyak motor berlabel Harley-Davidson akan diluncurkan sepanjang tahun fiskal 2026. Namun, keputusan ekspor ke luar India, termasuk ke Indonesia, masih menunggu persetujuan langsung dari Harley-Davidson, menurut laporan Motorbeam.
Saat ini, motor hasil kolaborasi Harley-Hero baru tersedia di India. X440 dijual dengan harga sekitar Rp44 juta, menjadikannya motor Harley paling murah di dunia. Jika rencana ekspor terealisasi, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pasar utama, mengingat tingginya minat terhadap motor bergaya cruiser dengan harga terjangkau.

Harley-Davidson menghadapi penurunan penjualan global dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggandeng Hero, mereka bisa memanfaatkan India sebagai basis produksi murah sekaligus memperluas jangkauan ke pasar negara berkembang.
Bagi Hero, kolaborasi ini memperkuat strategi premium mereka di segmen motor kapasitas menengah, bersaing dengan Royal Enfield dan Bajaj Auto.
Strategi kolaborasi Harley-Hero mencakup:
- Produksi di India untuk menekan biaya.
- Pengembangan model baru berbasis platform X440, termasuk Sprint.
- Ekspansi pasar global jika permintaan tinggi, dengan Indonesia sebagai target potensial.
- Fokus pada segmen mid-capacity (sekitar 400–500cc) yang populer di Asia.
Jika motor Harley-Davidson harga Rp40 jutaan benar-benar masuk ke Indonesia, konsumen akan mendapat kesempatan memiliki motor legendaris dengan biaya setara motor sport 250cc.
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan. Berkaca dengan apa yang terjadi pada pelabelan harga motor Royal Enfield dan Triumph varian under 500cc, motor berkelas yang didatangkan dari negara tersebut harganya diprediksi akan membengkak jika sampai ke Indonesia. Ini disebabkan oleh banyak faktor, termasuk ongkos kirim dan pajak barang mewah.