- Mitsubishi Motors Indonesia mengingatkan pemilik kendaraan agar segera mendeteksi gejala kerusakan mesin demi menjaga performa tetap optimal.
- Gejala seperti penurunan akselerasi, boros bahan bakar, serta suara mesin tidak stabil menjadi sinyal penting kebutuhan servis.
- Lakukan perawatan berkala di bengkel resmi Mitsubishi guna mencegah kerusakan fatal dan memastikan kendaraan selalu dalam kondisi prima.
Tanda ketiga muncul dari suara dan kestabilan putaran mesin. Mesin mobil yang sehat seharusnya terdengar halus dan memiliki putaran mesin (RPM) yang stabil saat kondisi diam atau idle.
Jika Anda mendengarkan suara mesin yang kasar, terdengar pincang, atau melihat jarum RPM naik-turun secara tidak beraturan, itu adalah sinyal bahwa mobil butuh perhatian medis segera.
Hal ini biasanya dipicu oleh pasokan udara atau bahan bakar yang tersumbat.
Keempat, waspadai getaran mesin yang terasa lebih kuat dari biasanya. Tanda fisik ini bisa dirasakan baik saat posisi diam maupun ketika melaju, yang menandakan ada komponen yang aus atau tidak seimbang, seperti celah katup atau kondisi oli mesin yang sudah buruk.
Terakhir, jangan pernah mengabaikan lampu indikator Check Engine di panel instrumen dasbor.
Meski mobil terasa masih bisa berjalan, lampu ini adalah peringatan dari komputer mobil (ECU) bahwa ada malafungsi pada komponen mekanis atau elektronik yang bisa memicu kerusakan sangat mahal jika terus diabaikan.
Langkah deteksi dini ini sangat krusial untuk memastikan kenyamanan berkendara Anda dan keluarga tetap terjaga di setiap perjalanan.