- MG memperkenalkan mobil konsep listrik MG GO! dengan gaya retro-futuristik pada ajang Goodwood Festival of Speed Juli 2026.
- Kendaraan hatchback listrik kompak ini dikembangkan tim desain MG London sebagai cikal bakal model produksi MG2 tahun 2027.
- Mobil berdimensi empat meter ini ditargetkan bersaing di pasar global dengan mengandalkan karakter sporty serta identitas desain modern.
Suara.com - MG memperkenalkan MG GO! Concept di ajang Goodwood Festival of Speed. Mobil ini adalah hatchback listrik segmen B dengan gaya retro-futuristik yang digadang bakal jadi cikal bakal compact EV masa depan MG.
Model produksinya diperkirakan meluncur pada 2027 dengan nama MG2, berdiri sejajar dengan hatchback MG3 yang sudah ada.
Konsep ini sepenuhnya dikembangkan oleh tim desain MG di London, dipimpin oleh Carl Gotham, Design Director MG Advanced Design.
Gotham menekankan bahwa GO! bukan sekadar nostalgia, melainkan reinterpretasi identitas MG untuk generasi baru. Inspirasi desainnya datang dari ikon MG seperti MGB GT, MG Metro Turbo, MG ZR, hingga MG EX4.
MG GO! Concept pertama kali dipamerkan pada Juli 2026 di Goodwood Festival of Speed, berdampingan dengan Cyber Concept.
Kehadirannya menjadi sinyal kuat bahwa MG serius menggarap segmen hatchback listrik kompak untuk pasar global.
Dengan panjang sekitar 4 meter, MG GO! Concept lebih kecil dari MG3 (4.113 mm). Ukurannya menempatkan mobil ini sekelas dengan Renault 5 EV dan Peugeot E-208, menjadikannya pesaing langsung di pasar Eropa.

MG juga menyiapkan positioning agar mobil ini bisa menarik konsumen muda yang mencari hatchback listrik dengan karakter unik.
MG ingin membuktikan bahwa mobil sehari-hari tetap bisa punya kepribadian kuat. GO! Concept tampil dengan profil fastback ala coupe, lampu LED depan-belakang yang khas, serta badge MG yang terintegrasi di pilar C.
Sentuhan sporty juga hadir lewat fender lebar, velg empat palang besar, splitter depan, dan diffuser belakang.
Meski detail agresif ini mungkin tak masuk versi produksi, MG ingin menegaskan bahwa DNA hot hatch tetap hidup.
Bagaimana Spesifikasinya?

- Desain: Retro-futuristik dengan garis sederhana, profil fastback, dan pilar C miring.
- Eksterior: Lampu LED khas, apron berlapis, fender lebar, velg besar, splitter depan, diffuser belakang.
- Dimensi: Panjang sekitar 4 meter, lebih kompak dari MG3.
- Identitas: Menggabungkan warisan MG klasik dengan interpretasi modern yang ekspresif dan playful.
- Produksi: Diperkirakan hadir sebagai MG2 pada 2027, menjadi hatchback listrik kompak andalan MG.
“Dengan MG GO!, kami ingin menciptakan sesuatu yang kompak dan kontemporer, tetapi juga hangat, ekspresif, dan langsung disukai. Bukan sekadar melihat ke belakang, melainkan menangkap kejelasan, pesona, dan daya tarik emosional MG, lalu menafsirkannya agar relevan hari ini,” kata Carl Gotham.
Hubungan MG dengan Wuling
Sekilas, menarik untuk melihat hubungan MG dengan Wuling. Keduanya sebenarnya berada di bawah payung besar SAIC Motor Corporation, salah satu grup otomotif raksasa asal Tiongkok.
Itu sebabnya, meski MG punya akar sejarah Inggris, kini arah pengembangan produknya banyak dipengaruhi strategi global SAIC.
Sementara Wuling lebih fokus pada pasar Asia, termasuk Indonesia, MG diarahkan untuk pasar Eropa dan global dengan positioning lebih premium, meski MG juga ada di Indonesia.
Jadi, tidak heran jika keduanya berbagi teknologi dan platform, meski tampil dengan identitas merek yang berbeda.