- PT Autochem Industry membuktikan keandalan Master Radiator Coolant melalui keberhasilan Fitra Eri menjuarai Kejurnas ITCR 1500 tahun 2025.
- Produk ini menjaga stabilitas suhu mesin kendaraan harian serta balap di tengah kondisi macet dan iklim tropis ekstrem.
- Teknologi OAT pada cairan pendingin memberikan perlindungan anti korosi serta mendukung performa optimal komponen mobil listrik dan hybrid.
Suara.com - Dunia balap menuntut performa mesin yang sangat ekstrem terutama dalam hal menjaga suhu tetap stabil. Master Radiator Coolant membuktikan keandalannya sebagai cairan pendingin mesin yang mampu bertahan di lintasan balap maupun jalanan kota besar yang macet seperti Jakarta dan Surabaya.
PT Autochem Industry (AI) melalui tim Master Racing Crew sukses mengantarkan pembalap Fitra Eri menjadi juara nasional Kejurnas ITCR 1500 pada 2025.
Keberhasilan ini berlanjut pada musim 2026 di ajang One Make Race BRZ Super Series. Performa konsisten ini tidak lepas dari peran sistem pendingin yang mumpuni.
”Kami membawa nama MASTER ke ajang balap touring nasional untuk memperlihatkan keandalannya di sirkuit balap yang dinamis, serta tentunya menjadi masukan bagi pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan di wilayah dengan iklim tropis yang ekstrem,” terang Henry Sada, President Director PT Autochem Industry, Kamis (16 Juli 2026).
Cairan pendingin ini juga memiliki kemampuan transfer panas yang sangat krusial bagi mobil harian. Kondisi jalanan kota yang sering macet membuat mesin bekerja keras tanpa asupan udara segar dari arah depan. Tanpa coolant berkualitas, risiko mesin jebol akibat overheat sangat besar karena suhu kerja tidak terjaga.
Selain menjaga suhu, produk ini dibekali aditif anti korosi untuk mencegah karat pada pipa radiator. Varian Master Radiator Coolant Gold bahkan menggunakan Organic Acid Technology (OAT) yang ramah lingkungan. Bahan organik ini hanya bereaksi pada area logam yang membutuhkan perlindungan sehingga lebih tahan lama dan minim penguapan.
Teknologi ini juga sangat relevan untuk pemilik mobil listrik dan hybrid. Cairan pendingin tersebut dirancang menjaga suhu komponen baterai, motor listrik, hingga inverter agar tidak mengalami degradasi performa.
”Dengan teknologi riset modern, kami mempelajari informasi yang didapatkan dari dunia balap touring nasional dalam mengembangkan radiator coolant yang mampu bekerja di suhu tropis Indonesia yang sangat menuntut performa terbaik kendaraan. MASTER Radiator Coolant juga dirancang agar minim penguapan, memiliki usia pakai yang lama, dan tahan karat supaya menguntungkan pemakainya dalam jangka waktu panjang,” tutup Henry Sada.
MASTER Radiator Coolant tersedia dalam itu varian, yaitu MASTER Radiator Cool, MASTER Radiator Coolant Premixed, dan MASTER Radiator Coolant Gold.