Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Cesar Uji Tawakal

Senin, 20 Juli 2026 | 10:00 WIB
Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?
Teaser SUV Toyota dengan mesin 1200 cc. (Toyota India)
baca 10 detik
  • Toyota dan BMW bekerja sama menguji bahan bakar terbarukan Nexa 95 yang mampu mengurangi emisi hingga 70 persen.
  • Program uji coba yang dimulai pertengahan 2026 di Spanyol ini bertujuan mendukung target regulasi emisi Uni Eropa 2035.
  • Bensin terbarukan dari limbah organik menjadi solusi praktis karena dapat digunakan langsung pada mesin tanpa perlu modifikasi.

Suara.com - Di tengah gencarnya tren elektrifikasi, Toyota dan BMW justru menguji bahan bakar bensin terbarukan sebagai alternatif kendaraan listrik.

Keduanya bekerja sama dengan Repsol dan Bosch dalam uji coba nyata menggunakan bahan bakar Nexa 95, yang diklaim mampu menekan emisi hingga 70 persen dibanding bensin konvensional.

Program ini dimulai pada pertengahan 2026, tepat ketika pasar Eropa sedang mengalami lonjakan penjualan mobil listrik, menurut laporan Inside EV.

Menurut Asosiasi Produsen Mobil Eropa, pangsa pasar EV di kawasan EU, EFTA, dan Inggris mencapai 23,3 persen pada Mei 2026, naik dari 17,4 persen di periode yang sama tahun lalu.

Uji coba dilakukan di Spanyol, namun dampaknya bisa meluas ke seluruh Uni Eropa.

Hal ini terkait regulasi baru yang akan berlaku pada 2035, di mana mobil bermesin bensin masih boleh dijual asalkan menggunakan bahan bakar berkelanjutan atau material rendah karbon.

Dengan begitu, bensin terbarukan bisa menjadi jalan tengah bagi produsen mobil yang ingin tetap mempertahankan mesin pembakaran internal.

Ilustrasi Pengisian BBM (ChatGPT AI)
Ilustrasi Pengisian BBM (ChatGPT AI)

Bahan bakar terbarukan berbeda dengan e-fuel. Jika e-fuel diproduksi dari karbon dioksida atau karbon monoksida yang ditangkap lalu dikombinasikan dengan hidrogen, maka bensin terbarukan berasal dari limbah organik.

Repsol menjelaskan bahwa karbon dioksida yang dilepaskan saat pembakaran setara dengan karbon yang diserap oleh bahan organik selama masa hidupnya.

baca juga

Artinya, siklus karbon lebih seimbang dan ramah lingkungan.

Selain itu, bensin terbarukan bisa langsung digunakan sebagai pengganti bensin biasa tanpa perlu modifikasi mesin.

Toyota dan BMW melihat bensin terbarukan sebagai solusi jangka menengah.

Meski EV terus berkembang, beberapa pihak menilai target adopsi penuh pada 2035 masih terlalu ambisius.

BMW M2. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
BMW M2. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Dengan adanya bensin terbarukan, produsen bisa tetap menjual mobil bermesin bensin atau hybrid sambil menekan emisi.

Renault bahkan menyebut industri akan beradaptasi melalui investasi berkelanjutan dan ekspansi kapasitas.

Sementara itu, aturan baru Uni Eropa menuntut pengurangan emisi knalpot hingga 90 persen dibanding level 2021.

Artinya, mobil listrik tetap akan jadi tulang punggung strategi, namun bensin terbarukan memberi opsi tambahan agar transisi lebih realistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?

BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 07:40 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:58 WIB

AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam

AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×