Ambisi BMW dan Toyota Selamatkan Mesin Bensin Dari Kepunahan Lewat Teknologi Bahan Bakar Terbarukan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:15 WIB
Ambisi BMW dan Toyota Selamatkan Mesin Bensin Dari Kepunahan Lewat Teknologi Bahan Bakar Terbarukan
Ilustrasi mesin bensin dari BMW. [BMW Group Indonesia].
baca 10 detik
  • BMW dan Toyota menguji bensin terbarukan Repsol Nexa 95 pada dua puluh unit kendaraan di Spanyol.
  • Bosch memperkenalkan sistem digital untuk melacak distribusi dan konsumsi bahan bakar organik secara akurat dan resmi.
  • Inovasi ini membuktikan mobil bensin tanpa modifikasi dapat menggunakan bahan bakar ramah lingkungan melalui SPBU reguler.

Suara.com - BMW dan Toyota baru saja memulai langkah berani dengan menguji penggunaan bensin terbarukan seratus persen di Spanyol. Kolaborasi yang menggandeng raksasa teknologi Bosch dan perusahaan energi Repsol ini bertujuan untuk membuktikan bahwa mesin pembakaran internal atau mesin bensin sebenarnya masih memiliki masa depan cerah di tengah gempuran kendaraan listrik.

Berdasarkan laporan dari Carscoops, sebanyak dua puluh unit kendaraan dari kedua pabrikan tersebut kini resmi menggunakan bensin terbarukan bernama Repsol Nexa 95. Bahan bakar ini didistribusikan langsung melalui jaringan SPBU reguler milik Repsol yang menunjukkan bahwa transisi energi tidak harus selalu berarti membongkar total infrastruktur yang sudah ada saat ini di kota besar.

Dalam proyek percontohan ini Bosch memperkenalkan inovasi digital yang mampu melacak distribusi hingga penggunaan bahan bakar secara presisi. Sistem digital tersebut memastikan bahwa setiap kendaraan benar-benar mengonsumsi bensin terbarukan yang telah tersertifikasi secara resmi tanpa ada campuran bahan bakar fosil.

Ada tiga poin utama yang ingin dibuktikan oleh koalisi raksasa otomotif ini. Pertama mereka ingin menunjukkan bahwa bensin terbarukan bisa disalurkan melalui fasilitas SPBU yang telah tersedia bagi masyarakat luas. Kedua pengujian ini memvalidasi keakuratan sistem pemantauan digital dalam melacak konsumsi energi hijau. Ketiga dan yang paling krusial adalah membuktikan bahwa mobil bensin yang ada di jalanan saat ini tidak memerlukan modifikasi mesin apa pun untuk segera beralih ke bahan bakar rendah emisi.

Berbeda dengan bensin fosil yang merusak lingkungan bensin terbarukan diproduksi dari bahan baku organik seperti minyak goreng bekas dan limbah pertanian. Karakteristik kimianya yang sangat identik dengan bensin konvensional membuatnya sangat praktis untuk segera digunakan secara massal oleh pemilik mobil saat ini.

Langkah BMW dan Toyota ini menjadi sinyal perlawanan halus terhadap kebijakan Uni Eropa yang berencana melarang penjualan mobil bermesin bensin pada 2035. BMW secara konsisten berargumen bahwa transisi menuju mobilitas rendah emisi tidak seharusnya hanya mengandalkan kendaraan listrik.

Toyota pun memiliki pandangan yang sejalan dengan menekankan bahwa bensin terbarukan adalah solusi pelengkap yang sangat efektif terutama bagi negara atau wilayah yang adopsi kendaraan listriknya masih belum merata. Melalui hasil uji coba ini para produsen berharap regulator mau mempertimbangkan kembali pengecualian bagi kendaraan yang menggunakan bahan bakar netral karbon di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes

Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:28 WIB

Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 10:00 WIB

BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?

BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 07:40 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

×