Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB
Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi
Salah satu ban produksi Gahah Tunggal untuk mobil penumpang yang diproduksi di pabrik Karawang, Jawa Barat. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • PT Gajah Tunggal Tbk menghadapi lonjakan harga bahan baku produksi ban hingga mencapai angka dobel digit.
  • GM Domestic Sales Elly Pudjiati menyatakan kenaikan harga produk mempertimbangkan posisi kompetitor di Karawang, Jawa Barat.
  • Permintaan pasar domestik kendaraan penumpang tetap stabil berkat kebijakan penahanan margin harga oleh perusahaan.

Suara.com - Industri pendukung otomotif tanah air sedang menghadapi tekanan hebat akibat gejolak ekonomi global. Sektor manufaktur ban menjadi salah satu yang paling terdampak oleh lonjakan harga bahan baku yang menyentuh angka double digit. Kondisi ini memaksa para produsen untuk memutar otak agar operasional tetap berjalan tanpa merusak ekosistem pasar.

Menanggapi situasi yang kian berat PT Gajah Tunggal Tbk memilih untuk mengambil langkah strategis yang terukur. Produsen ban terbesar di Indonesia ini menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga ban mobil tidak hanya dipicu oleh biaya produksi yang membengkak.

Elly Pudjiati selaku GM Domestic Sales Replacement PT Gajah Tunggal Tbk menyebutkan bahwa posisi kompetitor dan daya tahan mitra bisnis menjadi pertimbangan utama.

"Memang ada juga investasi dari raw material, tapi itu bukan menjadi penting banget buat kami. Karena kami kalau menaikkan harga, kita harus tahu posisinya di mana jika dibandingkan kompetitor lainnya," ujar Elly, di Karawang Jawa Barat, Kamis (23 Juli 2026).

Meski harga karet alam dan komponen kimia pendukung naik signifikan Gajah Tunggal berupaya tidak membebankan lonjakan tersebut secara mentah-mentah kepada konsumen. Langkah menahan margin ini terbukti ampuh karena permintaan pasar domestik untuk segmen kendaraan penumpang masih stabil.

"Jadi, sampai dengan hari ini penjualan dari PT Gajah Tunggal untuk passenger car masih stabil, meskipun kita menaikkan harga," kata Elly.

Sebagai pemegang merek ternama perusahaan merasa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keseimbangan antara profit internal dan keberlangsungan bisnis para distributor. Elly menekankan bahwa mereka tidak boleh sekadar berpikir seperti pedagang namun harus memikirkan nasib rekan bisnis secara luas.

"Jadi, kami dari PT Gajah Tunggal, memberikan kenaikan harga bukan cuma melihat apa yang terjadi di dalam kita," ujar Elly.

Ia juga menyoroti fenomena kenaikan harga bahan baku yang sangat luar biasa belakangan ini. Meski biaya produksi melonjak perusahaan tetap menahan diri untuk tidak menaikkan harga produk pada level yang sama.

baca juga

"Kalau kita lihat, bahan baku, naiknya luar biasa, sampai double digit. Apakah kami menaikkan double digit juga? Enggak juga. Jadi, memang ada juga pertimbangan-pertimbangan lain, karena kami adalah pemilik merek," kata Elly.

Gajah Tunggal tetap optimistis dapat menjaga kepercayaan pasar di kota-kota besar Indonesia dengan memastikan ketersediaan produk tetap aman. "Harga stabil, supply stabil, itu yang kami lakukan di PT Gajah Tunggal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka

Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:45 WIB

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam

AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 08:37 WIB

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:36 WIB

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 08:23 WIB

×