- Kenaikan harga BBM nonsubsidi hingga Mei 2026 menyebabkan penurunan nilai jual yang sangat dalam pada berbagai mobil bekas bermesin besar di Indonesia.
- Harga pasaran bekas untuk sejumlah kendaraan seperti Nissan Terrano, Nissan X-Trail T30, Honda CR-V, Kijang Innova bensin, dan Mitsubishi Pajero lawas kini merosot tajam.
- Pembeli mobil bekas berkapasitas mesin besar disarankan menyiapkan dana cadangan tambahan sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta untuk peremajaan komponen kendaraan.
Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi belakangan ini benar-benar mengubah lanskap pasar otomotif tanah air.
Sebagai contoh, harga Dexlite yang sempat melonjak tajam sejak Mei 2026 membuat banyak pemilik mobil bermesin diesel modern atau bensin berkapasitas besar mulai berpikir ulang untuk menggunakannya sehari-hari.
Fenomena ini menyebabkan terjadinya depresiasi (penurunan nilai harga jual kendaraan karena faktor usia dan pergeseran minat pasar) yang sangat dalam pada deretan mobil berkapasitas mesin besar atau mobil lawas yang dikenal haus bahan bakar.
Bagi para pencari mobil, situasi ini sebenarnya adalah peluang emas. Anda bisa mendapatkan mobil dengan kenyamanan premium dan sasis tangguh dengan harga yang jauh lebih murah dari biasanya, asalkan Anda siap berkompromi dengan biaya operasional bahan bakar hariannya.
Rekomendasi Mobil Bekas yang Harganya Murah tapi Mewah
Berikut adalah lima rekomendasi mobil bekas bermesin besar yang harganya kini merosot tajam sejak BBM mahal:
1. Nissan Terrano (1990–2004)

SUV (Sport Utility Vehicle) berpenampilan gagah ini sempat menjadi simbol kemapanan di era 90-an hingga 2000-an awal.
Terrano mengandalkan konstruksi sasis ladder frame (rangka kokoh berbentuk menyerupai tangga yang sangat andal untuk menahan beban berat dan melewati jalanan rusak).
Namun, di tengah mahalnya harga BBM saat ini, Terrano menjadi salah satu korban penurunan harga yang cukup signifikan di pasar mobil bekas.
Mesin bensin 2.4L miliknya masih menggunakan sistem karburator yang terkenal cukup haus bensin. Konsumsi bahan bakarnya hanya berkisar 1 banding 6 hingga 8 kilometer per liter untuk penggunaan di dalam kota.
Akibatnya, harga bekas Terrano kini merosot tajam dan umumnya sudah bisa dipinang pada kisaran harga Rp40 juta hingga Rp70 juta saja.
2. Nissan X-Trail T30 (2000–2007)

Pilihan berikutnya adalah Nissan X-Trail generasi pertama dengan kode bodi T30. Mobil ini sangat disukai keluarga muda karena menawarkan ruang kabin yang sangat lega dan karakter suspensi yang empuk untuk perjalanan jauh.
Kendati demikian, varian mesin 2.5L QR25DE DOHC (sistem katup ganda di kepala silinder yang membuat pembakaran bensin lebih presisi) memiliki konsumsi BBM yang tergolong boros.
Rata-rata konsumsi bahan bakarnya hanya mencapai 1 banding 8 hingga 10 kilometer per liter.
Karena tingginya biaya pengisian bensin harian, harga bekas X-Trail T30 di pasaran kini terdepresiasi ke kisaran Rp60 juta hingga Rp90 juta.
3. Honda CR-V Generasi Pertama (1997–2001)

Honda CR-V generasi pertama merupakan pelopor SUV perkotaan yang menawarkan kenyamanan berkendara layaknya sebuah mobil sedan.
Mengusung mesin berkapasitas 2.000 cc, mobil ini memiliki daya tahan mesin yang sangat bandel dan kabin yang sangat lapang untuk menampung keluarga.
Sayangnya, konsumsi bahan bakarnya untuk rute dalam kota berkisar antara 7 hingga 9 kilometer per liter saja.
Karena dinilai kurang ekonomis untuk mobilitas harian di masa BBM mahal, harga bekas SUV nyaman ini sekarang rontok di angka Rp55 juta hingga Rp90 juta.
4. Toyota Kijang Innova Bensin Generasi Pertama (2005–2006)

Bagi Anda yang membutuhkan mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang dengan tingkat kenyamanan suspensi yang empuk, Kijang Innova bensin generasi pertama adalah pilihan yang sangat menggoda.
Dibekali mesin bensin berkapasitas 2.0L, mobil ini menyajikan ruang kabin yang sangat luas dan kedap suara.
Namun, rahasia umum bahwa mesin bensin Innova generasi awal ini sangat boros bahan bakar membuatnya dihindari oleh banyak orang yang sensitif terhadap pengeluaran bensin bulanan.
Hal ini membuat harga bekasnya kini merosot di rentang Rp80 juta hingga Rp90 juta saja.
5. Mitsubishi Pajero Lawas (1991–1999)

Untuk Anda yang ingin mengejar gengsi dan tampilan gagah ala SUV premium kelas berat, Mitsubishi Pajero generasi lawas adalah opsinya.
Menggendong mesin bensin 3.0L V6 yang bertenaga besar, Pajero menawarkan sasis yang luar biasa kuat dan desain ikonik yang tak lekang oleh waktu.
Namun, biaya kepemilikan yang sangat tinggi karena konsumsi bahan bakar yang hanya mencapai 1 banding 5 hingga 8 kilometer per liter membuat harga pasarannya cenderung turun atau stagnan.
Kini, unit Pajero lawas ini sudah bisa ditebus mulai dari kisaran harga Rp140 juta.
Tips Penting Sebelum Membawa Pulang Unit Incaran
Membeli mobil bekas bermesin besar dan berusia di atas sepuluh tahun menuntut Anda untuk ekstra waspada.
Sebelum memutuskan untuk meminang salah satu unit di atas, pastikan Anda telah menyiapkan dana cadangan (budget tambahan) sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta di luar harga beli mobil.
Dana cadangan ini sangat krusial untuk melakukan peremajaan komponen yang menua, seperti sistem pendinginan mesin (radiator) dan komponen karet kaki-kaki demi keselamatan berkendara keluarga Anda.