- ALVA mendistribusikan unit kendaraan ke-20.000 kepada Supriadi di DI Yogyakarta pada September 2026.
- Pertumbuhan populasi unit didukung oleh perluasan fasilitas pengisian daya dan penguatan jaringan layanan purnajual.
- ALVA N3 Next Gen menawarkan efisiensi operasional tinggi serta fitur penunjang berkendara yang terintegrasi aplikasi.
Suara.com - ALVA resmi mendistribusikan unit kendaraan ke-20.000, hanya sembilan bulan setelah menembus angka 10.000 unit pada Desember 2025. Lonjakan ini menandai kenaikan jumlah pengguna sebesar 100 persen, sekaligus menegaskan pergeseran fungsi motor listrik menjadi kendaraan utama harian.
Hingga Juni 2026, total jarak tempuh pengguna ALVA telah melampaui 78 juta kilometer. Supriadi, warga DI Yogyakarta, tercatat sebagai konsumen yang menerima unit ke-20.000 berupa ALVA N3 Next Gen.
“Saya memilih ALVA karena ingin menggunakan motor listrik yang dapat mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari. ALVA N3 Next Gen juga menarik karena spesifikasi dan fiturnya sesuai dengan kebutuhan tersebut. Menjadi pengguna ke-20.000 tentu menjadi pengalaman yang sangat berkesan, terlebih bisa menjadi bagian dari perjalanan ALVA. Semoga ALVA N3 Next Gen dapat menemani berbagai aktivitas saya sehari-hari ke depannya,” ujar Supriadi, Kamis (10/9/2026).
Pertumbuhan populasi unit didukung ekspansi infrastruktur. Di DI Yogyakarta, fasilitas Boost Charge tumbuh dari 29 konektor pada akhir 2025 menjadi 64 konektor per September 2026. Lini purnajual juga diperkuat layanan ALVA Care melalui jaringan After Sales Partner di lebih dari 130 titik.
Dari segi performa, ALVA N3 Next Gen mampu menempuh jarak hingga 140 km dengan kecepatan puncak 80 km/jam. Rata-rata penggunaan harian mencapai 35 km dengan estimasi biaya Rp1.237 per hari. Angka tersebut menawarkan efisiensi operasional hingga 79 persen atau hemat sekitar Rp140.000 per bulan dibanding motor bensin.
Fitur penunjang seperti Hill Start Assist, Hill Descent Assist, dan Regenerative Braking kini terintegrasi dalam sistem AIPRO pada aplikasi MyALVA App. Dari sisi manufaktur, fasilitas pabrik ALVA di Cikarang telah mengantongi sertifikasi ISO dan mengantongi bobot TKDN di atas 40 persen.
“Pencapaian 20.000 unit ini bukan sekadar milestone produksi, melainkan bukti bahwa ALVA telah teruji dari waktu ke waktu serta digunakan secara nyata untuk perjalanan yang jaraknya jauh lebih panjang dibandingkan beberapa tahun lalu. Seiring meningkatnya edukasi dan pemahaman masyarakat terhadap manfaat kendaraan listrik, semakin banyak pengguna yang menjadikan ALVA sebagai kendaraan utama untuk aktivitas sehari-hari.” kata Purbaja Pantja, Chief Executive Officer ALVA