Genjot Investasi Lokal, Thailand Mulai Naikkan Pajak Impor Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50 WIB
Genjot Investasi Lokal, Thailand Mulai Naikkan Pajak Impor Mobil Listrik
Ilustrasi Kendaraan Listrik ( Pexels/Smart-me AG )
baca 10 detik
  • Pemerintah Thailand resmi menaikkan pajak impor kendaraan listrik utuh untuk mendorong investasi manufaktur otomotif lokal.
  • Penyesuaian tarif cukai ini diterapkan menyusul dominasi penjualan kendaraan listrik dan hibrida di pasar domestik Thailand.
  • Kebijakan fiskal tersebut bertujuan mengubah lonjakan permintaan konsumen menjadi pembentukan modal serta lokalisasi teknologi jangka panjang.

Suara.com - Pajak impor kendaraan listrik di Thailand resmi dinaikkan setelah Dewan Kendaraan Listrik Thailand memberikan lampu hijau. Kenaikan pajak cukai atas impor armada setrum ini dirancang khusus untuk mendorong realisasi investasi manufaktur otomotif di Negeri Gajah Putih.

Director-General of the Excise Department, Ministry of Finance Thailand, Pornchai Thiraveja menuturkan, kendaraan yang diimpor dalam kondisi utuh (CBU) bakal dikenakan tarif pajak tertinggi, melampaui tarif cukai 10 persen yang berlaku saat ini.

Di sisi lain, Pornchai menuturkan, tarif pajak lebih rendah akan berlaku bagi kendaraan yang diimpor untuk tujuan pengujian serta kendaraan yang diimpor untuk perakitan atau produksi lokal. Sementara itu, kendaraan yang diproduksi langsung di Thailand menggunakan komponen lokal berhak mendapatkan tarif pajak terendah.

Guna menjaga stabilitas pasar, masa transisi tetap diberikan agar para produsen otomotif memiliki ruang menyesuaikan diri dengan regulasi pajak baru, meski durasinya belum ditetapkan. Finance Ministry Permanent Secretary Lavaron Sangsnit menuturkan, tarif pajak final akan diputuskan pada akhir bulan ini.

Kebijakan proteksi industri lokal ini diambil di tengah pesatnya lonjakan angka penjualan armada setrum. Kendaraan listrik dan hibrida berhasil menguasai 55 persen dari total penjualan mobil baru selama tujuh bulan pertama tahun 2026.

Catatan Board of Investment (BOI) mengonfirmasi pencapaian ini sebagai momen bersejarah. Ini merupakan kali pertama jumlah registrasi gabungan kendaraan listrik, hibrida, dan plug-in hybrid sukses melampaui registrasi kendaraan bermesin pembakaran internal.

"Transisi sektor otomotif Thailand harus mampu mengubah permintaan konsumen yang pesat menjadi pembentukan modal jangka panjang, lokalisasi teknologi, dan lapangan kerja berkualitas," ujar Kepala BOI, Narit Therdsteerasukdi, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Hingga Agustus 2026, nilai persetujuan investasi dari BOI untuk ekosistem kendaraan listrik secara kumulatif telah menembus US$ 4,59 miliar atau sekitar Rp 80,44 triliun yang mencakup 189 proyek. Langkah tegas ini menegaskan posisi Thailand sebagai basis produksi dan ekspor regional utama bagi raksasa otomotif dunia seperti BYD dan Toyota Motor.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tancap Gas di Asia Tenggara, Changan Ambil Alih Operasional Bisnis di Filipina

Tancap Gas di Asia Tenggara, Changan Ambil Alih Operasional Bisnis di Filipina

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 09:39 WIB

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 14:30 WIB

Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 11:01 WIB

Terkini

7 Perbedaan Cermin Cembung dan Cermin Cekung Sifat Bayangan

7 Perbedaan Cermin Cembung dan Cermin Cekung Sifat Bayangan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 11:12 WIB

BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 11:12 WIB

Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:10 WIB

Sepatu Ajaib Menyeberangi Sungai

Sepatu Ajaib Menyeberangi Sungai

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:09 WIB

BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 11:08 WIB

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:07 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

×