- Changan Auto resmi mengambil alih seluruh operasional di Filipina pada September 2026 dan mengakhiri kemitraan dengan Inchcape Philippines.
- Perusahaan asal China tersebut kini mengelola sendiri strategi penjualan, pemasaran, purnajual, serta jaringan dealer tanpa mitra eksternal.
- Langkah mandiri ini bertujuan untuk mengokohkan dominasi merek serta menyelaraskan standar layanan lokal dengan kebijakan prinsipal.
Suara.com - Persaingan industri otomotif di kawasan Asia Tenggara bergerak semakin sengit. Produsen kendaraan asal China, Changan Auto, secara resmi mengambil alih kendali penuh atas seluruh aktivitas operasionalnya di Filipina sekaligus mengakhiri kemitraan distribusi dengan Inchcape Philippines yang sudah berjalan tiga tahun.
Lewat skema operasi langsung, Changan bakal mengelola mandiri seluruh roda bisnisnya di pasar Filipina. Cakupan pengelolaan ini melingkupi penetapan strategi penjualan, layanan purnajual (aftersales), pemasaran produk, hingga pembentukan serta ekspansi jaringan dealer.
Dikutip dari AutoIndustriya, Sabtu (12/9/2026), Changan memegang tanggung jawab langsung dalam meningkatkan pengalaman konsumen di Filipina. Keputusan besar ini menjadi pijakan strategis perusahaan untuk mengokohkan dominasi merek China di kawasan regional.
Model bisnis tanpa mitra eksternal ini memungkinkan Changan menyelaraskan standar layanan lokal agar selaras dengan kebijakan prinsipal. Langkah berani ini menempatkan Changan sebagai salah satu pabrikan China yang memilih mengendalikan jalur distribusi secara mandiri.
Kendati resmi berpisah jalan, Changan menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Inchcape Philippines yang telah membantu membangun pondasi eksistensi merek mereka selama tiga tahun terakhir.
"Kami mengakui dan menghargai upaya seluruh tim Inchcape dalam membangun merek dan melayani pelanggan serta jaringan dealer mereka selama tiga tahun melewatinya," tulis Changan Auto dalam keterangan resminya.
Guna menjamin proses peralihan tidak mengganggu kenyamanan konsumen, kedua belah pihak sepakat bekerja sama sepanjang masa transisi. Periode ini dimanfaatkan Changan untuk mempersiapkan entitas anak perusahaan baru yang bertugas mengeksekusi operasional secara menyeluruh.
Keputusan Changan mengontrol bisnis secara langsung memancarkan sinyal kuat mengenai besarnya potensi pasar Filipina bagi produsen otomotif global. Pengelolaan langsung diproyeksikan mampu menghadirkan konsistensi standar layanan, integrasi distribusi, serta respons keluhan yang jauh lebih cepat bagi para konsumen.