7 Perbedaan Helm Modular dan Helm Full Face yang Perlu Diketahui Pengendara Motor

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 16 September 2026 | 14:41 WIB
7 Perbedaan Helm Modular dan Helm Full Face yang Perlu Diketahui Pengendara Motor
Ilustrasi helm (Pexels/Mixu)
baca 10 detik
  • Pengendara motor perlu mengetahui perbedaan desain serta mekanisme penggunaan antara helm modular dan helm full face.
  • Helm modular menawarkan fleksibilitas dagu yang dapat dibuka, sedangkan helm full face memiliki struktur menyatu yang menyeluruh.
  • Pemilihan jenis helm harus disesuaikan dengan kebutuhan berkendara serta tetap memperhatikan standar sertifikasi keselamatan yang berlaku.

Suara.com - Helm menjadi perlengkapan penting yang wajib digunakan pengendara motor saat berkendara.

Di pasaran, terdapat berbagai jenis helm yang dapat dipilih, termasuk helm modular dan helm full face.

Keduanya sama-sama menutup bagian kepala dan wajah, tetapi memiliki desain serta cara penggunaan yang berbeda.

Helm modular menawarkan fleksibilitas karena bagian dagunya dapat dibuka pada model tertentu.

Sementara itu, helm full face memiliki desain yang lebih menyatu sehingga seluruh bagian kepala dan wajah terlindungi dalam satu struktur helm.

Lantas, apa saja perbedaan helm modular dan helm full face yang perlu diketahui pengendara motor? Simak informasi berikut ini.

1. Desain Helm

Helm full face memiliki bagian depan dan dagu yang menyatu dengan cangkang helm sehingga wajah tertutup sepenuhnya ketika digunakan.

Sementara itu, helm modular memiliki bagian dagu yang dapat dibuka atau diangkat pada mekanisme tertentu.

baca juga

Desain tersebut membuat helm modular bisa digunakan dalam beberapa posisi sesuai kebutuhan.

2. Fleksibilitas Penggunaan

Helm modular lebih fleksibel karena bagian depannya dapat dibuka ketika pengendara sedang berhenti. Hal ini memudahkan aktivitas seperti berbicara atau minum tanpa harus melepas seluruh helm.

Helm full face tidak memiliki mekanisme tersebut. Jika ingin membuka bagian wajah, pengendara perlu melepas helm atau mengangkat visor jika hanya ingin mendapatkan sirkulasi udara tambahan.

3. Perlindungan Wajah

Helm full face dirancang dengan struktur yang menutupi kepala, sisi wajah, hingga dagu. Karena konstruksinya menyatu, perlindungan pada bagian depan kepala menjadi salah satu karakteristik utama jenis helm ini.

Helm modular juga memiliki pelindung dagu pada desainnya, tetapi mekanisme yang memungkinkan bagian tersebut bergerak menjadi pembeda.

Tingkat perlindungannya tetap bergantung pada desain, konstruksi, dan sertifikasi helm yang digunakan.

4. Bobot Helm

Helm modular umumnya memiliki mekanisme tambahan pada bagian dagu sehingga bobotnya dapat terasa lebih berat dibandingkan helm full face tertentu.

Namun, berat helm berbeda-beda berdasarkan material, ukuran, fitur, dan konstruksi masing-masing produk. Jangan hanya melihat jenis helm ketika mempertimbangkan bobot.

5. Sirkulasi Udara

Helm modular dapat memberikan sensasi lebih terbuka ketika bagian depannya diangkat pada kondisi yang memungkinkan.

Fitur ini bisa terasa praktis ketika pengendara sedang berhenti.

Helm full face mengandalkan ventilasi yang tersedia pada helm untuk mengatur aliran udara. Sistem ventilasi yang baik dapat membantu mengurangi rasa pengap selama perjalanan.

6. Kepraktisan

Helm modular cocok bagi pengendara yang membutuhkan fleksibilitas selama perjalanan, terutama ketika sering berhenti atau melakukan aktivitas di luar motor.

Helm full face lebih sederhana karena tidak memiliki mekanisme buka-tutup pada bagian dagu. Pengendara cukup mengenakannya dan menyesuaikan posisi helm serta tali pengaman dengan benar.

7. Sertifikasi dan Kesesuaian

Apa pun jenis helm yang dipilih, pengendara perlu memperhatikan standar keselamatan dan sertifikasi yang berlaku.

Pastikan helm memiliki ukuran yang sesuai, tidak longgar, serta tali pengamannya dapat terpasang dengan baik.

Jadi, perbedaan helm modular dan helm full face terutama terdapat pada desain, fleksibilitas, bobot, dan mekanisme penggunaannya.

Pemilihan helm sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan berkendara tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

8 Rekomendasi Helm Half Face Double Visor INK, KYT hingga MDS, Harga Mulai 300 Ribu

8 Rekomendasi Helm Half Face Double Visor INK, KYT hingga MDS, Harga Mulai 300 Ribu

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 11:26 WIB

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Terkini

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:02 WIB

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:59 WIB

7 Tips Merebus Telur Puyuh agar Mudah Dikupas dan Tidak Hancur

7 Tips Merebus Telur Puyuh agar Mudah Dikupas dan Tidak Hancur

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

Seribu Anak Muda Curhat Masal Bareng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan di Stage of Mind 2.0

Seribu Anak Muda Curhat Masal Bareng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan di Stage of Mind 2.0

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

Panduan Lengkap Menghitung Denda Pajak Mobil Mati dan Cara Mengurusnya secara Resmi

Panduan Lengkap Menghitung Denda Pajak Mobil Mati dan Cara Mengurusnya secara Resmi

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

×