Lantas ada pertanyaan kenapa penyakit bisa disembuhkan oleh dukun, dan hal itu banyak dipercayai oleh masyarakat.
Lantas Buya Yahya pun memberikan ilustrasi, saat seseorang mendatangi seorang dokter palsu, maka bisa jadi sakitnya memang kebetulan sembuh. Namun tidak menutup kemungkinan, akan datang sakit yang lebih parah.
"Ya kayak tadi pergi ke dokter bohongan sembuh tapi penyakit yang lain kena. Apa itu? iman mu yang hilang. Rukyah ke orang yang tidak sholat, imanmu yang hilang," begitu kaya Buya menegaskan.
Maka dari itu, Buya mengatakan jika masalah keimanan yang hilang akan merambat ke berbagai aspek di kehidupan. Sudahtentu hal itu harus diwaspadai.
"Nanti percaya ke orang yang tidak sholat dengan yang sholat. Enggak boleh dong, kalau memang terbukti dia tidak sholat," ucap Buya.
Ada yang harus dingat, menurut Buya doa dari dukun yang dinilai dikabulkan oleh Allah bukan sebuah yang baik. Namun hal itu sebagai bentuk dari istidraj.
"Tapi sembuh, bukan dikabul oleh Allah, istidraj. Justru akan menjadi sebab terjerumus kita. Tidak boleh kita meminta doa kepada orang yang melanggar syariat. Jadi berobatnya harus mikir,” ungkap Buya. (*)