SuaraPekanbaru.id - Ulama Cirebon, Buya Yahya menjelaskan tentang keutamaan satu amalan untuk mendapat keistimewaan pada Malam Lailatul Qadar.
Dalam sebulan puasa selama Ramadan, ada satu malam yang paling istimewa bahkan disebut lebih utama dari seribu bulan.
Momen istimewa itu adalah Malam Lailatul Qadar yang sangat dinantikan oleh setiap diri umat Islam.
Untuk mendapatkan keistimewaan di Malam Lailatul Qadar, umat Muslim dituntut untuk bersunggung-sungguh dalam beribadah.
Hal itu demi mendapat Malam Lailatul Qadar yang sangat ditunggu-tunggu di mana datangnya hanya setahun sekali dalam momen sangat istimewa.
Malam Lailatul Qadar sering disebut malam seribu bulan. Atau dalam kata lain Malam Lailatul Qadar adalah satu waktu yang sangat dicari-cari di bulan Ramadhan.
Dalam satu literasi menyebutkan jika Malam Lailatul Qadar hanya ada satu malam saat dalam sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.
Disebutkan para ulama, jika Malam Lailatul Qadar akan ada pada malam-malam ganjil.
Untuk mendapat Malam Lailatul Qadar, biasanya umat Muslim kerap memperbanyak shalat malam, zikir, serta doa bersama.
Dalam hal ini Buya Yahya mengungkap tentang bagaimana cara mendapatkan malam Lailatul Qadar.
Dijelaskan Buya Yahya setidaknya ada tiga ibadah yang jika rutin dilakukan di malam hari setiap bulan Ramadhan, dengan izin Allah akan mendapatkan Lailatul Qadar.
Dalam hal ini Buya Yahya menjelaskan dalam Kanal YouTube Al-Bahjah TV seperti dikutip Minggu (2/4/2023), ada tiga amalan ibadah yang jika rutin dilakukan, Insya Allah mendapatkan malam Lailatul Qadar.
Buya Yahya menjabarkan, amalan pertama adalah tarawih, kemudian yang kedua tahajud, sedangkan yang ketiga adalah membaca Alquran.
Dijelaskan Buya Yahya, untuk menggapai Malam Lailatul Qadar tidak harus melek atau begadang sepanjang malam.
Mereka yang sedang berikhtiar mendapat Malam Lailatul Qadar, bisa tidur terlebih dahulu.