Iqra`bismi rabbikalla khalaq
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
Pada proses turunnya Alquran, Syekh Ali Jaber mengatakan jika Al Quran diturunkan secara 2 tahap kepada Nabi Muhammad SAW.
Syekh Ali Jaber mengatakan, untuk menyambut dan meyakini turunnya Alquran, maka malam Nuzulul Quran, dianjurkan memperbanyak membaca Al Quran.
Bukan itu saja, bahkan setiap diri umat Islam bisa memohonkan rahmat, dengan cara berzikir, menunaikan salat malam, dan berdoa untuk ampunan.
Dalam momen malam Lailatul Qadar, akan lebih berharga dan bermakna jika memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
Penjelasan Lailatul Qadar
Nah, Lailatul Qadar adalah satu malam dimana Al Quran diturunkan secara keseluruhan 30 Juz.
Dalam satu literasi, Abdullah Ibnu Abbas radiyallahu'anha memiliki penafsiran turunnya Al Quran di malam Lailatul Qadar sebanyak 30 Juz.
Baca Juga: Ilustrasi Lucu dari Aa Gym agar Kita Fokus kepada Allah selama Puasa Ramadhan
Firman-Firman Allah itu diturunkan dari langit ketujuh lauhul mahfudz sampai langit bumi, langit pertama yang bernama baitul izzah.
Syekh Ali Jaber menjelaskan tidak ada perbedaan cara pandang terkait turunnya wahyu pertama.
Nah, yang menjadi perdebatan adalah tentang adanya perbedaan pendapat soal kapan turunnya dari baitul izzah ke bumi.
"Dari baitul izzah ke bumi ini jadi perbedaan. Ada yang bilang di Lailatul Qadar. Kemudian ada yang bilang di 17 Ramadan, bersamaan dengan Perang Badar," ungkap Syekh Ali Jaber.
"Ada juga di dalam Alquran, di mana Allah mengatakan, kami turunkan Al Quran di saat pertemuan besar, perang besar, antara muslimin dan musyrikin."
"Perang Badar terjadi di 17 Ramadan," kata Syekh Ali Jaber.