Kulit Terkelupas dan Muncul Ruam Karena Kosmetik Berbahaya

Poptren | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:22 WIB
Kulit Terkelupas dan Muncul Ruam Karena Kosmetik Berbahaya
suara.com

Poptren.suara.com - Kosmetik identik dengan perempuan. Sedikit banyak kosmetik di pasaran mengandung merkuri,  secara umum terkandung pada produk pemutih kulit, karena dapat menghambat pembentukan melanin (zat warna kulit). Hasilnya kulit akan terlihat lebih cerah dalam waktu yang singkat.

Merkuri merupakan senyawa logam yang mudah dijumpai dalam batu-batuan, tapi dapat merusak kesehatan. Dikutip dari laman hellosehat.com, merkuri justru menyimpan segudang bahaya bagi kesehatan yang seharusnya dapat dihindari, mulai dari alergi kulit hingga hingga masalah ginjal.

Ciri-ciri wajah yang terkena merkuri :

- muncul ruam kemerahan pada kulit wajah
- mengalami perubahan kulit wajah yang sangat cepat dan berbeda dengan warna kulit dasar
- terbentuk jaringan parut
- wajah terasa gatal dan perih
- kulit mudah kelupas
- rentan terkena infeksi jamur dan bakteri

Beberapa ciri kosmetik yang mengandung bahan merkuri, diantaranya :

 -tidak mempunyai nomor registrasi yang terdaftar di BPOM
- tekstur krim cenderung kasar
- produk dengan memakai merkuri akan beraroma seperti belerang, mempunyai bau logam yang menyengat.
- tekstur pada cream sangat lengket, untuk mengelabui konsumen, produsen akan menambahkan bedak dingin agar testurnya lebih encer
- saat produk dipakai, tidak akan menyatu dengan kulit. Hal ini disebabkan, produk yang memakai merkuri tidak bisa bercampur dengan minyak alami kulit

Apabila Anda sudah terlanjur menggunakan kosmetik yang mengandung merkuri dan mulai terasa dampaknya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dampak lanjutannya yang lebih serius. Diantaranya adalah sebagai berikut :

- menghentikan penggunaan kosmetik untuk sementara waktu, agar kulit bisa bernapas sejenak sehingga kulit dapat pulih secara maksimal.
- gunakan bahan alami untuk mendetoks wajah, cara ini berfungsi untuk mengangkat metal yang berbahaya dari wajah, seperti buah strawberry yang dapat digunakan sebagai eksfoliasi, bermanfaat untuk mengangkat sel kulit yang mati.
- mengatur pola makan yang baik juga salah satu cara menghilangkan merkuri pada kulit wajah.
- perbanyak konsumsi suplemen selenium, vitamin C, dan E serta menambah asupan serat agar proses cerna lebih cepat.
 - perbanyak minum air putih untuk menghilangkan racun dalam tubuh, nantinya racun aka terbuang melalui keringat dan urine.

Jika wajah sudah dirasa pulih, bisa menganti produk skincare dengan yang baru. Namun kali ini haru harus lebih tepat, dengan memperhatikan ijin BPOM serta memperhatikan kandungan didalamnya.

Setelah mengetahui ciri-ciri wajah terkena merkuri, alangkah baiknya Anda mengecek produk kosmetik yang Anda gunakan. Jangan sampai Anda menggunakan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri.

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Sumber : suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bahaya Merkuri dalam Kosmetik, Bisa Mengganggu Sistem Kekebalan Tubuh?

Ini Bahaya Merkuri dalam Kosmetik, Bisa Mengganggu Sistem Kekebalan Tubuh?

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:52 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Buntut IG Diretas dan Bikin Gaduh, Akun Ahmad Dhani Kini Disita Mulan Jameela: Saya Dimarahin

Buntut IG Diretas dan Bikin Gaduh, Akun Ahmad Dhani Kini Disita Mulan Jameela: Saya Dimarahin

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan

DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan

Riau | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:19 WIB

Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga

Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:16 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026

Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:05 WIB

Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final

Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:02 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB