Beberapa Jenis Biji Kopi

Poptren

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 01:30 WIB
Beberapa Jenis Biji Kopi
ilustrasi kopi ((Pixabay/Couleur))

Poptren.suara.com - Kopi merupakan salah satu jenis minuman favorit masyarakat Indonesia setelah teh. Tidak jarang anak muda sampai orang tua menyukai yang namanya kopi ini. Apabila kamu pernah mengkonsumsi kopi, pastinya kamu akan lebih banyak mengetahui jenis-jenis biji kopi.

Kamu mungkin masih belum banyak mengetahui tentang informasi jenis-jenis biji kopi yang tidak hanya 1 macam saja. Berikut ini ada beberapa daftar jenis biji kopi yang wajib kamu ketahui, yaitu :

1. Kopi Arabika

Kopi arabika awal mulanya berasal dari negara Brazil. Kopi arabika merupakan salah satu jenis kopi pertama yang ditemukan serta dibudidayakan oleh manusia sampai sekarang.

Kopi arabika mempunyai ciri-ciri morfologi tanaman dengan pertakaran yang agak dalam, daunnya tipis, percabangan tanaman yang lentur, ukuran biji kecil dan memiliki warna hijau tua hingga merah gelap. Tanaman kopi jenis ini memerlukan waktu 9 bulan untuk berbunga serta berbuah. Kopi arabika ini tumbuh di ketinggian kurang lebih 700-1700 m dpl (diatas permukaan laut) dengan suhu rata-rata 16-20 derajat celcius.

Kelemahan dari jenis kopi arabika ini ialah salah satu jenis kopi yang cukup rentan terkena serangan penyakit (HV) Hemileia vastratix atau sering disebit dengan penyakit karat daun. Tetapi, kualitas bijinya jauh lebih baik daripada kopi liberika dan juga robusta. Kopi jenis arabika juga terkenal nikmat serta mempunyau aroma yang sedap nan kuat.

Kopi arabika saat ini sudah menguasai sebagian besar pasar kopi dunia dan harganya pun jauh lebih tinggi daripada jenis kopi lainnya. Di Indonesia sendiri kamu bisa menjumpai jenis kopi arabika ini dari mulai Aceh hingga di Papua.

2. Kopi Robusta

Kopi robusta awal mulanya ditemukan di negara Kongo. Jenis kopi ini juga dapat tumbuh dengan baik di atas ketinggian 400-700 m dpl (diatas permukaan laut) dengan suhu rata-rata 21-24 derajat celcius. Jenis kopi robusta jauh lebih tahan terhadap serangan penyakit karat daun. Biasanya, jenis kopi ini membutuhkan waktu sekitar 10-11 bulan untuk proses pembuahan dari bunga sampai menjadi buah.

baca juga

Kelemahan dari kopi jenis robusta ini ialah rasanya yang kurang mantap serta cenderung lebih pahit dibandingan dengan kopi arabika. Harganya pun jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan kopi berjenis arabika, sehingga di Indonesia kopi jenis robusta ini dikenal juga dengan sebutan “kopi murah”.

3. Kopi Luwak

Jenis kopi yang satu ini kamu sudah sering mendengarnya, karena kopi yang satu ini begitu terkenal di Indonesia dan memang memiliki hasil paling utama di Indonesia. Kopi ini merupakan hasil sebuah fermentasi dari perut hewan Luwak sendiri.

Kopi luwak ini juga di jual dengan harga yang paling tinggi dibandingkan dengan biji kopi yang lainnya. Karena prosesnya juga begitu unik, karena kopi ini merupakan kopi arabika yang di makan oleh luwak atau mempunyai hubungan dengan musang. Tetapi tidak semuanya dapat di cerna oleh luwak sendiri, biasanya bagian bijinya akan di keluarkan.

4. Kopi Liberika

Kopi liberika mulanya dari daerah Liberia, Afrika barat. Kopi liberika bisa tumbuh sekitar kurang lebih 9 meter dari tanah. Jenis kopi ini mempunyai ukuran daun, bunga, cabang, buah, serta pohon yang lebih besar jika dibandingkan dengan jenis arabika dan juga robusta. Kopi liberika agak sedikit rentan terhadap serangan penyakit karat daun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Lebak Sambut Jemaah Haji, Ajak Seruput Kopi dan Bandrek

Bupati Lebak Sambut Jemaah Haji, Ajak Seruput Kopi dan Bandrek

Banten | Senin, 01 Agustus 2022 | 07:03 WIB

Beberapa Cara Konsumsi Kopi yang Bisa Memperpendek Usia

Beberapa Cara Konsumsi Kopi yang Bisa Memperpendek Usia

Poptren | Sabtu, 30 Juli 2022 | 13:15 WIB

Warung Kopi Keprok, Selain Menawarkan Makanan Khas Jawa juga Menyajikan pemandangan Gunung Slamet

Warung Kopi Keprok, Selain Menawarkan Makanan Khas Jawa juga Menyajikan pemandangan Gunung Slamet

Poptren | Jum'at, 29 Juli 2022 | 20:43 WIB

Terkini

Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional

Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional

Sumsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 22:43 WIB

Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani

Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:38 WIB

ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman

ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman

Jogja | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:37 WIB

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:19 WIB

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:16 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:12 WIB

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:00 WIB

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:55 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

×