Poptren.suara.com – Medina Zein lakukan dua persidangan yang berbeda yang dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pada sidang pertama, Medina Zein dihadirkan disidang dengan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Marissya Icha.
Dalam sidang ini, pelapor Marissya Icha nampak hadir sebagai saksi dari Jaksa Penuntut Umum.
Sidang kedua, Medina Zein dihadapkan oleh Uci Flowdea dengan kasus yang berbeda dari persidangan pertama, di sidang ini Medina Zein dilaporkan atas dugaan pengancaman.
Uci Flowdea juga nampak hadir sebagai saksi dari Jaksa Penuntut Umum.
Menghadapi dua sidang sekaligus secara beruntun tampaknya berdampak pada psikis Medina Zein. Ia juga membenarkan bahwa situasi ini dianggap menjadi titik terendah di hidupnya.
“Iya (titik terendah dalam hidup,)” ujar Medina Zein secara singkat.
Meskipun demikian, Medina Zein juga tidak bisa mengelak dari proses hukum yang berjalan. Selebgram yang kerap memamerkan tas mewah tersebut memilih untuk beribadah agar masalah ini bisa cepat selesai.
“Ya beribadah dan berdoa saja,” ucap Medina Zein.
Baca Juga: Apa Itu Justice Collaborator, Peran yang Diajukan Bharada E Setelah Jadi Tersangka
Sebelumnya diketahui bahwa Marissya Icha telah melaporkan Medina ke Polda Metro Jaya pada September 2021 atas dugaan pencemaran nama baik. Atas laporan ini, Medina Zein ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2021 lalu.
Sementara Uci Flowdea melayangkan laporan untuk Medina Zein pada Oktober 2021 atas dugaan pengancaman. Uci Flowdea mengaku diancam oleh Medina Zein karena menyuruh wanita tersebut mengembalikan uangnya karena transaksi jual beli tas palsu.
Medina Zein juga ditetapkan sebagai tersangka sejak Maret 2022 lalu karena laporan dari Uci Flowdea tersebut. Selama menjalankan hukuman atas kasus yang dilaporkan oleh Uci Flowdea, Medina Zein mendekam di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta.(*)
Sumber: Suara.com