Alasan Mengapa Banyak Lelaki Alami Kebotakan Seiring Bertambahnya Usia

Poptren Suara.Com
Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:07 WIB
Alasan Mengapa Banyak Lelaki Alami Kebotakan Seiring Bertambahnya Usia
Ilustrasi lelaki alami kebotakan ((Shutterstock))

Poptren.suara.com - Secara umum, seseorang kehilangan 60 hingga 100 helai rambut per hari. Namun, bila jumlahnya di atas rata-rata, dokter ahli transplantasir rambut dr. Cintawati Farmanina, Mbio (AAM) mengatakan perlu dilakukan konsultasi dengan ahlinya untuk mencegah kebotakan sekaligus mendapatkan diagnosa dan perawatan yang lengkap.

Khusus untuk lelaki, kebotakan pola (androgenetic alopecia) yang disebabkan oleh faktor genetik menyumbang lebih dari 95% kerontokan rambut. Menurut American Hair Loss Association, sekitar 25 persen pria mulai kehilangan rambut mereka sebelum usia 21 tahun.

Pada usia 35, sekitar 66 persen lelaki akan mengalami beberapa tingkat kerontokan rambut. Pada usia 50, sekitar 85 persen lelaki akan memiliki rambut yang jauh lebih tipis. Karena itu, kata dr. Farmanina, Mbio (AAM), perawatan Platelet Rich Plasma (PRP) dan transplantasi rambut menjadi pilihan terbaik untuk membantu orang mendapatkan kembali kepadatan, cakupan, dan kesehatan rambut dan kulit kepala.

"PRP merupakan perawatan yang mengolah dan memisahkan darah dan plasma darah pasien itu sendiri. Setelah itu, plasma darah disuntikkan ke kulit kepala untuk mengatur pertumbuhan rambut yang lebih cepat, lebih panjang, dan tidak mudah rontok," jelas dia dalam webinar dalam rangka Hair Loss Awareness Month, Selasa, 16 Agustus 2022.

Dalam perawatan PRP juga ditambahkan nutrisi untuk rambut seperti vitamin D, biotin, dan zink untuk memaksimalkan pertumbuhan rambut. Namun, perlu diingat, PRP khusus dikerjakan pada pasien yang masih memiliki akar rambut.

Sementara untuk kasus lain dengan kebotakan yang lebih luas, maka transplantasi rambut merupakan jalan terbaik. Ini merupakan proses yang harus dilakukan oleh dokter ahli dan berpengalaman seperti dr. Farmanina, hair expert bersertifikat internasional, yang menggunakan teknologi DHI (Direct Hair Implant).

"Metode DHI merupakan metode transplantasi rambut terbaik dunia yang memiliki tingkat keberhasilan hingga 97% dengan hasil rambut yang lebih natural, estetik dan sesuai dengan keinginan pasien. Dalam metode DHI, kedalaman dan arah penanaman terukur sehingga memberikan angle yang baik," pungkas dia.

Selain kebotakan, pemilik Farmanina Aestetic & Hair Clinic ini juga mengatakan jika dua perawatan tersebut juga bisa dilakukan untuk mereka yang ingin melebatkan janggut, kebotakan alis karena sulam alis, orang yang mengalami kepitakan karena kecelakaan hingga mereka yang ingin memiliki bulu dada.

Sumber : Suara.com

Baca Juga: Sampaikan HUT Kemerdekaan RI, Presiden Joe Biden Bilang "Bhineka Tunggal Ika" Mirip Moto Negara AS "E Pluribus Unum"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI