Poptren.suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons isu yang menyebut kemungkinan dirinya akan maju jadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.
Dalam pernyataannya di Istana Merdeka Jakarta, Jokowi menyebut sejak awal bukan dirinya yang melontarkan isu-isu seputar Pilpres 2024, mulai dari perpanjangan masa jabatan presiden hingga pencalonan dirinya menjadi cawapres pada 2024.
"Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya, urusan tiga periode sudah saya jawab, begitu dijawab muncul lagi yang namanya perpanjangan, juga saya jawab ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa?" lanjut Jokowi.
Terkait isu dirinya jadi cawapres pada Pilpres 2024, Jokowi mengaku wacana tersebut bukan berasal darinya.
"Ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa? Kalau dari saya, saya terangkan, tapi kalau enggak dari saya, enggak mau terangin," tegasnya.
Sebelumnya, PDI Perjuangan melempar sinyal kemungkinan Jokowi menjadi wakil presiden setelah menuntaskan masa jabatannya sebagai kepala negara.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI-P Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyebut, Jokowi bisa saja jadi wapres pada tahun 2024. Dengan syarat, harus diajukan oleh partai politik tempatnya bernaung.
"Kalau Pak Jokowi mau jadi wapres, ya sangat bisa. Tapi, syaratnya diajukan oleh parpol atau gabungan parpol," kata Pacul, Selasa (13/9/2022).
Secara aturan, Jokowi diizinkan jika ingin maju sebagai cawapres. Namun, keputusannya ada ditangan Jokowi sendiri.
Baca Juga: Ditengah Kenaikan Harga BBM, Anies Baswedan Tidak Menaikkan Harga Angkutan Umum
"Kalau Pak Jokowi, kita enggak tahulah maunya kayak apa," ucapnya.
Sumber: suara.com