Parah! Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Lampung Karena Rebutan Warisan

Poptren

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 12:55 WIB
Parah! Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Lampung Karena Rebutan Warisan
ilustrasi pembunuhan. [Envato Elements] (Envato Elements)

Poptren.suara.com – Telah ditemukan mayat satu keluarga dalam sebuah septi tank yang menghebohkan warga Desa Marga jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Yang parahnya para korban dicor didalam septi tank dikabarkan telah hilang sejak setahun lalu. 

Pihak kepolisian memastikan satu keluarga tersebut merupakan korban pembunuhan. Korban yang ditemukan tewas ada lima orang. Dari empat korban tersebut dibenam lalu dicor didalam septi tank, sedangkan satu korban lainnya ditemukan terkubur di kebun singkong. Berikut penjelasan tentang penemuan jasad satu keluarga yang ditaruh didalam septi tank berikut. 

Motif Pembunuhan Gegara Rebutan Warisan

Berikut identitas korban yakni Zainudin selaku kepala keluarga, Siti Romlah (ibu), Wawan (anak), Juwanda (adik), dan seorang lagi anak perempuan berusia 5 tahun. 

Dalam kasus ini ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan satu keluarga tersebut. Polisi mengungkapkan motif dari pembunuhan keluarga yang telah hilang selama setahun ini adalah rebutan harta warisan. 

Pada kasus ini diduga pelaku pembunuhan satu keluarga yaitu adalah Dicky Wahyudin (17) dan Erwinudin (38). Kedua pelaku ini adalah anak dan ayah kandung yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. 

"Jadi kedua tersangka ini merupakan anak dan ayah kandung. Para korban ini adalah saudara tiri dan ayah serta kakek dari pada pelaku," kata Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna pada Kamis (6/10/2022).

Parah! Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Lampung Karena Rebutan Warisan, Korban Dikubur di Septic Tank Dan Kebun Singkong [Suara.com]
Parah! Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Lampung Karena Rebutan Warisan, Korban Dikubur di Septic Tank Dan Kebun Singkong (sumber: Suara.com)

Kronologi Pembunuhan

Dalam kasus pembunuhan ini jumlah ada lima korban. Disebutkan bahwa empat korban ditemukan di dalam septic tank, sementara satu lainnya ditemukan di kebun singkong.

Diungkap oleh polisi, Erwin seorang diri membunuh empat korban pertama. Ia membunuh tiga korban tersebut dengan kapak dan keponakannya dicekik hingga tewas. Mayat para korban lalu dimasukkan ke dalam septic tank.

"Erwin pelaku tunggal dalam pembunuhan empat korban lainnya yang berstatus ayah kandung, ibu tiri, kakak kandung serta keponakannya," ungkap Teddy. 

"Kemudian keempat korban dibuang ke sumur yang sudah digunakan sebagai septic tank yang berada di belakang rumahnya, dan oleh pelaku langsung ditutup dan dicor menggunakan semen," sambungnya. Sementara itu korban terakhir yang ditemukan di kebun singkong, pelakunya adalah Dicki, anak Erwin.

Berawal dari Laporan Orang Hilang

Teddy Rachesna menjelaskan tentang pengungkapan kasus ini bermula saat polisi mendapat laporan orang hilang pada 1 Juli 2022 lalu. Korban terakhir yang disebut yakni Juwanda yang sudah hilang kabar sejak 24 Februari 2022, namun baru dilaporkan beberapa bulan kemudian.

Polsek Negara Batin lalu melakukan penyelidikan dan mencurigai satu orang pelaku. Salah satu yang diperiksa polisi saat itu adalah Dicki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terisolir, Warga Berharap Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan Ambrol di Way Galih: Anak Mau Sekolah Susah

Terisolir, Warga Berharap Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan Ambrol di Way Galih: Anak Mau Sekolah Susah

Lampung | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:14 WIB

Nekat! Berawal dari Bisnis, Mbak Retno Ancam Culik hingga Bunuh Bos Air Kemasan di Solo

Nekat! Berawal dari Bisnis, Mbak Retno Ancam Culik hingga Bunuh Bos Air Kemasan di Solo

Surakarta | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:08 WIB

NGERI! 5 Pembunuh Berantai Sadis Asal Indonesia, Motif Bunuh Puluhan Orang Agar Sakti Hingga Cemburu

NGERI! 5 Pembunuh Berantai Sadis Asal Indonesia, Motif Bunuh Puluhan Orang Agar Sakti Hingga Cemburu

Soreang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:59 WIB

Diduga Dirampok, Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak yang Dikapak di Kuansing Diamankan Polisi

Diduga Dirampok, Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak yang Dikapak di Kuansing Diamankan Polisi

Riau | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis

Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis

Sport | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:35 WIB

Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman

Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup

Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?

Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:12 WIB

Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial

Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:10 WIB

Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru

Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru

Bogor | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:10 WIB

Nyore di Kafe Petli: Cerita Reuni dan Langit Senja yang Memilih Sembunyi

Nyore di Kafe Petli: Cerita Reuni dan Langit Senja yang Memilih Sembunyi

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:05 WIB