Pastikan Anak Buang Air Kecil Agar Terhindar dari Gangguan Ginjal Akut Misterius

Poptren | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:41 WIB
Pastikan Anak Buang Air Kecil Agar Terhindar dari Gangguan Ginjal Akut Misterius
Ilustrasi anak pipis. ((Shutterstock))

Poptren.suara.com – Ganggunan ginjal akut misterius pada anak bermula dari tidak buang air kecil atau pipis.

Penyakit ini masih belum diketahui penyebabnya namun sudah mengenai 131 anak di Indonesia sejak tahun 2022, data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) per 10 Oktober.

Dokter anak Lucia Nauli Simbolon, Sp.A., mengatakan bahwa anak tidak membuang air kecil bisa sangat berbahaya bagi kesehatan ginjalnya.

"Itu bahaya banget. Saya selalu bilang kecukupan cairan pada anak-anak itu makanya harus dihitung, harus ditakar anak butuh cairan berapa karena ginjal itu penting banget untuk membuang racun di urine," jelasnya dihubungi Suara.com, Rabu (12/10/2022).

Tak hanya itu saja, ia juga mengatakan bahwa ginjal adalah organ yang tidak bisa memperbaiki dirinya sendiri maka sanga beresiko rusak permanen.

"Berbeda contohnya kayak liver yang kalau rusak dia masih bisa ada sel baru, kalau ginjal enggak," imbuhnya.

Maka ia berpesan agar ara orangtua selalu memperhatikan asupan cairan yang dikonsumsi anak agar tak sampai dehidrasi.tak hanya itu, orangtua juga harus memperhatikan frekuensi yang anak saat ingin buang air kecil.

"Ada pipis atau enggak dalam waktu misalnya 6 jam itu ada pipis atau enggak, atau 8 jam minumnya gimana. Bibirnya kering atau enggak," tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr. Eka Laksmi Hidayati, SpA(K)., juga menjelaskan bahwa penyebab gangguam ginjal akut misterius itu belum diketahui penyebabnya.

Lapiran yang diterima PB IDAI Pusat bahwa ratusan anak yang alami sakit tersebut seluruhnya dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak bisa buang air kecil.

Penyebab tidak buang air kecil itu ternyata juga bukan disebabkan adanya sumbatan pada saluran kencing. Melainkan memang ginjalnya tidak memproduksi air kencing sama sekali, sehingga tidak ada yang dikeluarkan.

"Kami sudah memasang kateter pada anak, tapi tetap kering. Dan kami juga melihat di USG tidak ada produksi urine, tidak ada sumbatan yang mungkin bisa menghambat pengeluaran urine. Jadi itu adalah hal yang berbeda," kata dokter Eka dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.

Jika ada sumbatan karena kelainan bentuk, kelainan bawaan ataupun tumor di ginjal ini akan menghambat aliran urine, hal ini harus dipastikan dengan pemeriksaan USG.

Dokter Eka berpesan kepada orang tua agar jangan mengabaikan bila volume buang air kecil anak tiba-tiba berkurang drastis. Sebelum itu, apabila anak alami gejala batuk pilek, panas, diare, hingga muntah harus selalu dipantau produksi urine anaknya. Bila ada penurunan, maka harus segera dibawa ke rumah sakit.

Sumber :suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Sidang Korupsi Kebelet Kencing, Respons Hakim Menggelitik: di Sini Bawaannya Memang Ingin Pipis Melulu

Saksi Sidang Korupsi Kebelet Kencing, Respons Hakim Menggelitik: di Sini Bawaannya Memang Ingin Pipis Melulu

Hits | Selasa, 11 Oktober 2022 | 18:10 WIB

5 Bahaya Terlalu Sering Menahan Kencing, Awas Batu Ginjal!

5 Bahaya Terlalu Sering Menahan Kencing, Awas Batu Ginjal!

Health | Senin, 10 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal

Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:52 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Main di2Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?

Main di2Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:48 WIB

Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026

Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:48 WIB

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:46 WIB

Asal-usul 'Pokoknya Ada' yang Viral dan Jadi Meme di Media Sosial

Asal-usul 'Pokoknya Ada' yang Viral dan Jadi Meme di Media Sosial

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 09:46 WIB

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:43 WIB

Kasihan Italia, Gagal Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Berturut-turut

Kasihan Italia, Gagal Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Berturut-turut

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:43 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB