"Selain belajar di yayasan, saya juga diperkenalkan Pak Arief orang-orang dari industri IT. Saya juga di ajak kerja oleh Pak Arief di salah satu anak perusahaan PT Patra Jasa yang bergerak dibidang logistik, yaitu Prima Armada Raya, atau PAR," bebernya.
Sambil belajar dan bekerja di industri IT, tentu tak membuat Reza meninggalkan profesi ojolnya begitu saja. Hingga saat itu ia masih akti mencari order usai melakukan aktivitas belajar dan bekerjanya.
Sharing ilmu dengan menjadi mentor dan narasumber
![Reza saat memberikan penjelasan teknis bagaimana para pelaku penipuan digital bekerja dengan menggunakan teknologi. [Dokumen Kaskus Network]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/02/18/1-dsc01719.jpg)
Gayung pun bersambut. Pada 2022 lalu Reza mendapatkan kesempatan untuk menjadi instruktur atau mentor pada bidang kecerdasan buatan (AI) di salah satu perusaan dunia, yakni AWS. Tak dilepaskan begitu saja, Reza mengambil tawaran tersebut.
Nyatanya, menjadi instruktur atau mentor AI di AWS tak semudah kelihatannya. Ia harus membangun skala ilmu yang lebih tinggi dengan mengikuti beragam pelatihan bersertifkasi untuk tetap mendapat tempat di AWS. Tapi Reza menjalankan itu semua dengan semangat dan pantang menyerah.
Dan beruntungnya, di awal tahun 2023 Reza dipromosikan AWS untuk menjadi mentor tetap dan saat ini sedang menjalani proses ke arah itu.
Salah satu momentum yang tak mungkin ia lupa adalah penghargaan sertifikasi yang diberikan langsung oleh Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie.
"Wah, itu saya gak bisa lupa," tandasnya seraya tertawa.
Selain menjadi insruktur AI di AWS dan membantu yayasan untuk mementori mahasiswa-mahasiswa lainnya, Reza juga kerap diundang menjadi narasumber untuk berbicara terkait bidang IT dan kecerdasan buatan (AI).
Pada satu kesempatan, ia diajak pihak Kaskus Network sebagai narasumber dalam sebuah kampanye menangkal kabar hoaks dan penipuan digital.
Baca Juga: Canggih! Ini Teknologi Kamera 200MP Samsung Galaxy S23 Ultra 5G yang Gak Ada di Smartphone Lain
Di dalam acara tersebut Reza menjelaskan secara rinci bagaimana para penjahat digital memanfaatkan teknologi untuk menggaet korbannya. Ia juga memberikan cara agar terhindar dari penipuan berbasis digital yang semakin canggih saat ini.