Poptren.suara.com - Kalau kamu pernah menonton film Sabar Ini Ujian yang dibintangi Vino G. Bastian atau Edge of Tomorrow yang dibintangi Tom Cruise dan Emily Blunt mungkin tak akan asing lagi ketika menonton film Kembang Api.
Kesamaan tiga film yang disebutkan tadi adalah sama-sama membawa tema time loop, di mana para karakter utama terjebak di waktu yang sama berkali-kali.
Kembang Api diproduksi Falcon Pictures dengan arahan sutradara Herwin Novianto. Film ini merupakan remake dari film Jepang berjudul 3ft Ball & Soul karya sutradara Yoshio Kato.
Film Kembang Api melibatkan para aktor yang menurut saya cukup baik dalam memerankan karakter masing-masing, yakni Marsha Timothy sebagai Sukma, Agus Ringgo Rahman sebagai Raga, Donny Damara sebagai Fahmi dan Hanggini sebagai Anggun.
Meskipun judulnya Kembang Api, bukan berarti film ini menyajikan cerita yang menyelipkan pesta pora kembang api.
Justru film ini menceritakan sisi gelap orang-orang yang terlihat baik-baik saja, ternyata menyimpan masalah besar hingga ingin mengakhiri hidupnya sendiri.
Sosok Anggun misalnya, dia terlihat ramah, cerita dan bicara kepada orang-orang pun bisa sambil tersenyum simpul.
Namun, Anggun punya beban pikiran berton-ton hingga akhirnya bergabung dengan klub bunuh diri di WhatsApp Group bersama Fahmi, Sukma dan Raga.
![Hanggini [Instagram @hanggini]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/02/23/1-hanggini-ig3.jpg)
Terkesan Akting Hanggini
Terus terang saja, saya terkesan dengan akting Hanggini yang bisa mengubah mimik wajah tersenyum lalu tiba-tiba murung hingga berakhir dengan menangis.
Tak salah kalau Herwin memilih Hanggini untuk peran Anggun.
Saya juga seakan tak percaya dengan akting Donny Damara yang berulang-ulang bikin penonton tertawa saat membawakan peran Fahmi.
Padahal, keterlibatan Ringgo bisa jadi tokoh sentral untuk bikin adegan-adegan yang mengundang tawa.
Tapi, justru Herwin memberikan peran Fahmi untuk Donny, bukan Ringgo. Saya pikir itu tidak salah.
Bukan berarti saya meragukan akting Donny juga, saya salut ketika dia mengambil peran sebagai Syaiful, seorang transgender di film Lovely Man (2011).
Meskipun Lovely Man mendapat kecaman dari Front Pembela Islam saat itu, namun Donny berhasil menyabet Aktor Terbaik di Festival Film Asia ke-6.
Marha Timothy di film ini menjadi istri Vino Bastian, seperti halnya di dunia nyata.
Marsha yang memerankan tokoh Sukma, seorang ibu yang depresi berat setelah putranya meninggal dunia, cukup baik aktingnya di film ini.
Menurut saya, film ini menarik ditonton oleh masyarakat Indonesia di tengah maraknya isu mental health atau kesehatan mental.
Masalah kesehatan mental ini bisa dirasakan oleh siapa pun, baik kalangan orang biasa hingga kalangan keluarga artis sekalipun. Kita bisa belajar masalah kesehatan mental hingga bagaimana bisa menyelesaikannya melalui film ini.
Film Kembang Api akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 2 Maret 2023. (*)