Keren! Selain untuk Wig, Ilmuwan Ini Bikin Keset dari Limbah Rambut

Poptren

Jum'at, 10 Maret 2023 | 09:27 WIB
Keren! Selain untuk Wig, Ilmuwan Ini Bikin Keset dari Limbah Rambut
Keset dari limbah rambut manusia. (Yves Herman/REUTERS)

Poptren.suara.comLimbah rambut mungkin tidak terdengar seperti hal yang serius, namun sebenarnya hal ini dapat menjadi masalah sampah yang cukup serius. Setiap hari, salon rambut dan tempat-tempat pemangkasan rambut menghasilkan ton-tong rambut yang tidak terpakai, yang kemudian akan dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Sebagian besarnya, sampah-sampah itu dijadikan wig atau rambut palsu. Meski begitu, masalh sampah rambut tak selesai sampai di situ.

Berkaitan dengan itu, nyatanya bagi sebagian ilmuwan limbah rambut juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Rambut mengandung banyak unsur, seperti karbon dan nitrogen, yang dapat digunakan sebagai pupuk dan bahan bakar alternatif.

Selain itu, limbah rambut juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti isolasi suara, bantalan untuk perabotan, dan bahkan minyak pelumas.

Memang, selalu ada saja inovasi yang dilakukan manusia untuk menyelamatkan lingkungan dari sampah, atau setidaknya lebih mengupayakan lingkungan yang bersih di masa depan.

Seperti apa yang dilakukan oleh kelompok LSM di Belgia yang menggunakan limbah rambut manusia untuk menyerap polutan lingkungan.

Proyek inovasi daur ulang dari rambut manusia yang kemudian dijadikan kliping itu dipimpin oleh lembaga nirlaba Dung Dung, yang mengembangkan skema pemulihan limbah yang mendukung ekonomi sirkular.

Untuk proyek ini, kliping rambut manusia dikumpulkan dari penata rambut di seluruh negara, untuk kemudian dimasukkan ke dalam mesin yang mengubahnya menjadi kotak yang mirip keset.

Inovasi ini dipercaya mampu untuk menyerap minyak dan hidrokarbon lain yang mencemari lingkungan, utamanya terkait pencemaran air.

Kliping rambut manusia itu juga dapat dibuat menjadi kantong bio-komposit untuk ditempatkan di dalam saluran air untuk menyerap polusi dalam air sebelum mencapai sungai.

Bahkan, kliping rambut tersebut juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah polusi akibat banjir serta diklaim cukup efisien untuk membersihkan tumpahan minyak. Sebagai gambaran, 1 kg rambut yang sudah dijadikan keset, dikatakan dapat menyerap 7-8 liter minyak dan hidrokarbon.

Proyek daur ulang limbah rambut manusia menjadi keset ini menguji sifat rambut yang kuat. Satu helai rambut dikatakan dapat menopang hingga 10 juta kali beratnya sendiri. Serta menyerap lemak dan hidrokarbon, larut dalam air, dan sangat elastis karena serat keratinnya.

Inovatif dalam mengatasi masalah

Iustrasi limbah rambut manusia. [iStock]
Iustrasi limbah rambut manusia. (sumber: iStock)

Meski banyak upaya yang dilakukan untuk mencegah polusi, baik di udara, darat, maupun di air, namun inovasi kliping rambut manusia disebut lebih alamiah, karena berasal dari alam dan tidak merusak lingkungan. 

“Produk kami lebih etis karena diproduksi secara lokal… tidak diimpor dari sisi lain planet ini,” kata salah satu pendiri proyek, Patrick Janssen, menukil Euronews.

“Mereka dibuat di sini untuk menangani masalah lokal.”

Air hujan di mana-mana di Bumi tidak aman untuk diminum karena ‘bahan kimia selamanya’, demikian temuan penelitian.

Larangan limbah plastik yang diterapkan oleh kelompok negara Uni Eropa juga mengikat peraturan pada hotel-hotel terkait perlengkapan mandinya, utamanya soal banyaknya bahan kimia yang berkontribusi atas kesehatan rambut.

Berbeda dengan wig, kliping rambut manusia ini sepenuhnya merupakan ‘sampah’ dari limbah industri yang tak lagi digunakan.

Isabelle Voulkidis, manajer salon Helyode di Brussel, adalah satu dari banyak penata rambut di Belgia yang membayar sedikit biaya untuk orang yang mau mengumpulkan potongan limbah rambut dari salon mereka.

“Apa yang memotivasi saya, secara pribadi, adalah bahwa saya merasa malu rambut saat ini dibuang begitu saja ke tempat sampah, padahal saya tahu banyak yang bisa dilakukan dengan itu,” tandasnya.

Ragam kegunaan limbah rambut manusia

Limbah rambut manusia. [iStock]
Limbah rambut manusia. (sumber: iStock)

Hal lainnya, beberapa ilmuwan percaya bahwa rambut yang kaya zat nitrogen itu dapat digunakan sebagai pupuk taman. Sementara, eksplorasi soal rambut manusia juga digunakan untuk hal lain, salah satunya berbagai perusahaan di dunia telah bereksperimen dengan rambut manusia sebagai bahan bangunan.

Perusahaan biomanufaktur yang berbasis di London, Biohm, menggunakan limbah rambut manusia untuk menghasilkan alternatif bahan lembaran berbasis kayu dan objek 3D.

Bahkan pada ajang London Design Week 2022, Studio Sanne Visser meluncurkan peralatan rumah tangga yang menggabungkan tali yang terbuat dari limbah rambut manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringatan Hari Wig Sedunia, Berikut 3 Fakta Unik Mengenai Rambut Palsu Ini

Peringatan Hari Wig Sedunia, Berikut 3 Fakta Unik Mengenai Rambut Palsu Ini

Your Say | Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:22 WIB

Teka-Teki Area 51, Mulai dari Cahaya Misterius Hingga Mayat Alien

Teka-Teki Area 51, Mulai dari Cahaya Misterius Hingga Mayat Alien

| Kamis, 09 Maret 2023 | 21:42 WIB

Di Tengah Kebutuhan SDM Data Sains, Yayasan Ini Beri Kursus Data Sains Secara Gratis

Di Tengah Kebutuhan SDM Data Sains, Yayasan Ini Beri Kursus Data Sains Secara Gratis

| Selasa, 07 Maret 2023 | 13:04 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:28 WIB

3 Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam yang Direkomendasikan Dokter

3 Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam yang Direkomendasikan Dokter

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:27 WIB

Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli

Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:27 WIB

Filter Error Bikin Wajah Asli Terungkap, Seorang Influencer Ditinggal Kabur 140 Ribu Pengikut

Filter Error Bikin Wajah Asli Terungkap, Seorang Influencer Ditinggal Kabur 140 Ribu Pengikut

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:27 WIB

Park Min Young Comeback Drama Kantoran 'Nine to Six', Jadi Bos Perfeksionis

Park Min Young Comeback Drama Kantoran 'Nine to Six', Jadi Bos Perfeksionis

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:26 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Realme P4R 5G Siap Usung Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz, Diklaim Tahan 3 Hari

Realme P4R 5G Siap Usung Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz, Diklaim Tahan 3 Hari

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026

Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026

Sport | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:24 WIB

SF Hariyanto Jawab Tak Tahu Perihal Rp300 Juta untuk Rumah Dinas Kapolda Riau

SF Hariyanto Jawab Tak Tahu Perihal Rp300 Juta untuk Rumah Dinas Kapolda Riau

Riau | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:24 WIB

5 Sepatu Skechers Wanita Casual Termurah, Lagi Turun Harga di Website Resmi!

5 Sepatu Skechers Wanita Casual Termurah, Lagi Turun Harga di Website Resmi!

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:23 WIB