Waspada Saat Berenang! Infeksi Amuba Ini Bisa Menggerogoti Otak Manusia

Poptren | Suara.com

Jum'at, 10 Maret 2023 | 14:49 WIB
Waspada Saat Berenang! Infeksi Amuba Ini Bisa Menggerogoti Otak Manusia
Amuba Naegleria Fowleri saat menginfeksi otak manusia. (iStock)

Poptren.suara.com - Namanya Naegleria Fowleri yang merupakan sejenis amuba (organisme hidup bersel tunggal) yang hidup bebas dengan ukuran mikroskopis. Umumnya amuba ini ditemukan di air tawar yang hangat, seperti danau, sungai, mata air, dan tanah. hati-hati, amuba ini bisa menginfeksi manusia.

Bagaimana Naegleria Fowleri dapat menginfeksi otak manusia?

Naegleria Fowleri menginfeksi manusia ketika air yang mengandung amuba masuk ke dalam tubuh melalui hidung. Hal ini terjadi ketika orang berenang, menyelam, atau ketika mereka menaruh kepala mereka di bawah air tawar, seperti di danau dan sungai.

Amuba ini kemudian berjalan melalui hidung ke otak, di mana ia menghancurkan jaringan otak dan menyebabkan infeksi yang menghancurkan--lazim disebut Primary Amebic Meningoencephalitis (PAM).

Infeksi Naegleria Fowleri juga dapat terjadi ketika orang menggunakan air keran yang terkontaminasi untuk membersihkan hidung mereka selama praktik keagamaan atau membilas sinus mereka (mengalirkan air ke hidung).

Mengutip CDC.gov, dalam beberapa kasus, orang yang terkena infeksi Naegleria Fowleri biasanya bersal dari air rekreasi yang tidak memiliki cukup klorin di dalamnya, seperti kolam renang, kolam ombak, atau taman selancar.

Tapi belum ada bukti bahwa Naegleria fowleri dapat menyebar melalui uap air atau tetesan aerosol (seperti kabut shower atau uap dari pelembab udara).

Perairan hangat yang menjadi favorit populasi amuba. [Andy Blackledge/Flickr]
Perairan hangat yang menjadi favorit populasi amuba. (sumber: Andy Blackledge/Flickr)

Naegleria Fowleri biasa hidup di air tawar dan tahan dengan suhu hangat. Karenanya pada bulan-bulan hangat di bulan Juli, Agustus, dan September, sebaran amuba ini dikatakan dapat melonjak.

Di Amerika Serikat, dari 2012 hingga 2021 ada total 31 kasus infeksi yang dilaporkan. Dari 28 orang yang terinfeksi, 2 di antaranya terinfeksi usai membilas sinus mereka menggunakan air keran yang terkontaminasi.

Secara umum, infeksi Naegleria fowleri terjadi pada pria muda, terutama mereka yang berusia 14 tahun ke bawah. Alasannya hingga saat ini masih belum jelas, meski ada kemungkinan bahwa anak laki-laki lebih sering menyelam ke dalam air dan bermain di sedimen di dasar danau atau sungai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Sedih! Monyet Langka Ini Memang Bermuka Sedih

Jangan Sedih! Monyet Langka Ini Memang Bermuka Sedih

| Jum'at, 10 Maret 2023 | 14:30 WIB

Mengenal Ikan Candiru, Ikan Vampir yang Suka Menggerogoti Alat Kelamin

Mengenal Ikan Candiru, Ikan Vampir yang Suka Menggerogoti Alat Kelamin

| Rabu, 08 Maret 2023 | 20:25 WIB

Di Tengah Kebutuhan SDM Data Sains, Yayasan Ini Beri Kursus Data Sains Secara Gratis

Di Tengah Kebutuhan SDM Data Sains, Yayasan Ini Beri Kursus Data Sains Secara Gratis

| Selasa, 07 Maret 2023 | 13:04 WIB

Terkini

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:41 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:07 WIB

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:58 WIB

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:52 WIB

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:46 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB