Gejala Mata Lengket! Waspada Covid-19 Varian Baru Jelang Lebaran

Poptren

Sabtu, 15 April 2023 | 10:57 WIB
Gejala Mata Lengket! Waspada Covid-19 Varian Baru Jelang Lebaran
Ilustrasi sakit mata lengket. (Joshua J Morgan/Flickr)

Poptren.suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dilaporkan sedang memantau sub-varian Covid-19 baru bernama Arcturus. Varian ini terdeteksi kali pertama di beberapa negara pada akhir Januari 2023 lalu.

Saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi bahwa varian baru Covid-19 Arcturus atau juga dikenal dengan subvarian Omicron XBB 1.16 sudah masuk ke Indonesia.

"Ada dua kasus," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.

Berbeda dengan sub-varian sebelumnya, Arcturus memiliki satu mutasi tambahan yang menurut penelitian laboratorium, membuatnya lebih menular dan berpotensi mengandung patogen yang cukup besar.

Bahkan Pimpinan Teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove, dalam The Independent (14/4/2023), mengatakan bahwa Arcturus sudah beredar selama beberapa bulan tanpa disadari oleh kalangan peneliti.

"Kami belum melihat perubahan tingkat keparahan pada individu atau populasi, tetapi itulah mengapa kami menerapkan sistem ini," katanya.

Sebagian besar sampel Arcturus berasal dari India. Negara tersebut menjadi dominan atas kasus Covid-19 Arcturus dengan jumlah kasus cukup banyak dalam seminggu terakhir. Namun WHO menyebut angkanya masih jauh di bawah tingkat puncak.

Gejala mata lengket

Ilustrasi sakit mata. [Johan/Flickr]
Ilustrasi sakit mata. (sumber: Johan/Flickr)

Gejala Arcturus juga dilaporkan sama dengan varian sebelumnya, yaitu demam, sesak napas, dan batuk. Namun, banyak dari mereka yang terinfeksi juga melaporkan mengalami gejala mata lengket.

Ahli epidemiologi penyakit menular di lembaga penelitian nirlaba RTI International, Richard Reithinger, menjelaskan konjungtivitis atau infeksi mata sebelumnya juga sudah dilaporkan sebagai salah satu gejala Covid-19. Tapi gejala tersebut sangat jarang.

baca juga

Varian Arcturus Arcturus adalah rekombinan dari dua sub-varian BA.2, dan studi pracetak dari para ilmuwan di Universitas Tokyo menunjukkan bahwa ia menyebar sekitar 1,17 hingga 1,27 kali lebih efisien daripada kerabatnya XBB.1 dan XBB. 1.5.

Selain itu, tampaknya resisten terhadap antibodi dari varian Covid lainnya, yang menimbulkan kekhawatiran tentang potensinya untuk menghindari kekebalan yang didapat dari infeksi atau vaksinasi sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Maret 2020, Covid-19 Pertama Kali Terdeteksi di Indonesia

2 Maret 2020, Covid-19 Pertama Kali Terdeteksi di Indonesia

Poptren | Jum'at, 03 Maret 2023 | 10:30 WIB

Lebih Waspada, Ini Gejala Covid 19 Bernama BN.1

Lebih Waspada, Ini Gejala Covid 19 Bernama BN.1

Poptren | Rabu, 14 Desember 2022 | 07:54 WIB

BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Dua Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri, Dukung Kemandirian Vaksin Indonesia

BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Dua Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri, Dukung Kemandirian Vaksin Indonesia

Poptren | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 08:23 WIB

Terkini

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:15 WIB

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:07 WIB

Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!

Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek

Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija

Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:02 WIB

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:54 WIB

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Kaltim | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:52 WIB

×