Seseorang yang ingin mengetahui apakah dirinya terkena serangan jantung diam-diam harus memeriksakan diri ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan rangkaian pemeriksaan seperti denyut nadi dan paru-paru. Apabila denyut nadi cepat atau tidak normal, atau munculnya suara tidak biasa dari paru-paru, tidak menutup kemungkinan hal tersebut menunjukkan adanya serangan jantung diam-diam.
Orang-orang yang terkena serangan jantung diam-diam mungkin tidak menunjukkan gejala yang spesifik, tetapi beberapa kondisi dapat menujukkan gangguan tersebut, diantaranya :
- pusing
- sesak napas
- mual
- mudah berkeringat
- tidak enak badan
- sulit tidur
- otot tegang di punggung atau dada
- rasa lelah yang berlebih dan berkepanjangan
- gangguan pencernaan.
Apabila merasakan atau mengalami gejala tersebut, segera ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis. Untuk orang-orang yang belum pernah terkena serangan jantung diam-diam, dapat mencegah serang tersebut dengan menerapkan gaya hidup sehat, contohnya :
1. Berhenti merokok
2. Aktif bergerak, atau olahraga fisik
3. Konsumsi makanan yang aman untuk jantung
4. Jaga berat badan ideal
5. Kelola stres
6. Segera atasi masalah medis yang diderita, mungkin diabetes, hipertensi atau kolestrol.
Perlu diingat, siapa saja yang terkena serangan jantung, baik yang bergejala ataupun yang tidak, sama-sama berpotensi besar alami gangguan yang sama di lain hari. Maka dari itu pola hidup sehat menjadi kunci untuk cegah serangan jantung kembali muncul.