Poptren.suara.com - Mengonsumsi buah-buah dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan menambah daya tahan tubuh karena dalam buah-buahan terkandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Buah yang boleh dikonsumsi pun beragam, ada apel, jeruk, semangka, melon, pisang bahkan jambu air. Kok jambu air ? Buah yang umum dijadikan rujak ini, siapa sangka ternyata kandungan gizinya lengkap, termasuk vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.
Selain baik untuk kesehatan, jambu air juga memiliki beberapa manfaat yang mungkin belum banyak diketahui, diantaranya :
1. Membantu menurunkan kadar kolesterol jahat
Jambu air tinggi akan serat dan nutrisi, dimana keduanya dapat membantu mengontrol kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, jambu air mengandung niacin atau vitamin B3 yang ternyata bisa meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL yang bisa mengurangi kolesterol jahat dalam aliran darah.
2. Membantu mengontrol diabetes
Penelitian menemukan jambu air memiliki kandungan jambosine, sejenis dengan senyawa alkaloid, yang berpotensi menghalangi atau memproses pati menjadi gula dalam tubuh. Namun hal tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampaknya.
3. Menjaga kesehatan jantung
Jambu air kadar kaliumnya tinggi namun natriumnya rendah, maka dari itu janmbu air adalah pilihan yang tepat untu orang-orang yang tekanan darahnya tinggi atau punya hipertensi. Laman Harvard Health memaparkan bahwa jambu air bisa dikombinasikan dengan sumber kalium lain, seperti sayur-sayuran atau buah-buahan untuk membantu mengatasi hipertensi dan kolesterol tinggi.
Baca Juga: Manfaat Minum Teh yang Perlu Kamu Ketahui
Artnya, apabila kedua hal tersebut bisa diatasi, maka bisa membantu menghindari stroke, serangan jantung, hingga jantung koroner.
4. Menjaga kesehatan kulit wajah
Jambu air mengandung antijamur, antibakteri, dan antiperadangan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Kandungan antioksidannya yang juga tinggi, jambu air mampu menjaga kesehatan kulit wajah yang dipicu oleh stres, polusi, atau kurangnya nutrisi untuk kulit.