Poptren.suara.com - Teh memang mengandung anti oksidan dan baik untuk kesehatan, akan tetapi kurang baik untuk ibu hamil jika terlalu sering diminum.
Apalagi ibu yang tengah menanti buah hati lahir ke dunia bagi pasangan yang memang merencanakan kehamilan.
Sebaiknya ibu hamil memperhatikan makanan dan minuman yang masuk ke tubuhnya demi kesehatan janin.
Segelas teh memang nikmat diminum di pagi hari hangat-hangat saat sarapan, tapi bisa berbahaya bagi ibu hamil, berikut hal yang perlu diperhatikan.
Ibu hamil dilarang untuk mengonsumsi kafein, melansir Healtytime.
bunda mungkin salah satu dari jutaan orang yang menyukai secangkir kopi, teh, minuman ringan, atau coklat setiap hari.
Ibu hamil umumnya disarankan untuk membatasi asupan kafein mereka hingga kurang dari 200 miligram (mg) per hari, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG).
Pasalnya Kafein diserap dengan sangat cepat dan mudah masuk ke dalam plasenta.
Karena bayi dan plasentanya tidak memiliki enzim utama yang dibutuhkan untuk memetabolisme kafein, kadar kafein yang tinggi dapat meningkat.
Baca Juga: Ibu Hamil Waspada !! Ini 4 Fakta Polusi Udara Jakarta yang Membahayakan
Asupan kafein yang tinggi selama kehamilan telah terbukti membatasi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah saat melahirkan.
Berat badan lahir rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian bayi dan risiko penyakit kronis yang lebih tinggi di masa dewasa.
Jadi perhatikan konsumsi teh untuk memastikan bayi tidak terlalu banyak terpapar kafein.
Selain teh, juga harus menghindari beberapa makanan ini.
1. Kecambah mentah
Pilihan salad sehat Anda mungkin juga tidak bebas dari bahan-bahan jahat.
Kecambah mentah, termasuk alfalfa, semanggi, lobak, dan kecambah kacang hijau, sangat memungkinkan terkontaminasi salmonella.