Beberapa Alasan Mengapa Obat Herbal Tidak Dianjurkan untuk Mereka dengan Kanker

Poptren

Senin, 28 Agustus 2023 | 15:29 WIB
Beberapa Alasan Mengapa Obat Herbal Tidak Dianjurkan untuk Mereka dengan Kanker
Ilustrasi obat (Freepik)

Poptren.suara.com - Pengobatan herbal seringkali menjadi alternatif dalam proses penyembuhan untuk orang-orang dengan sakit medis tertentu. Tapi bukan berarti semua penyakit medis bisa diobati dengan pengobatan herbal.

Penyakit medis seperti jantung, sroke, diabetes atau hipertensi cukup sering dijumpai pengobatannya dikombinasikan dengan pengobatan herbal. Tapi tidak untuk penyakit kanker. Seorang dengan penyakit kanker, apalagi yang sedang menjalani pengobatan kanker dan kemoterapi, tidak dianjurkan mengonsumsi obat herbal, seperti yang diutarakan Diani Kartini, seorang spesialis bedah onkologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Diani juga memaparkan meski obat herbal diklaim memiliki efek antitumor, namun masih sulit untuk mengetahui seberapa besar dosis yang tepat dari obat-obatan herbal untuk mereka dengan kanker, dimana kondisi kesehatan masing-masing tidaklah sama. Lagipula, belum diketahui jelas apakah efek samping hingga efek racun dapat dihasilkan dari obat herbal.

Obat herbal tentu tidak sama dengan obat medis, dimana obat medis resep dan dosisnya telah disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mereka dengan kanker. Selain itu, obat-obatan resmi yang beredar telah melalui berbagai fase pengujian.

Diani menambahkan bahwa, obat kemoterapi dari dokter itu sudah ditakar, diekstrak, dan dihitung. Obatnya juga dapat memberi efek toksik setelah dosis dari berapa miligramnya. Ditambah juga obat resep dokter yang dikeluarkan sudah melewati banyak fase pengujian sampai akhirnya ke tubuh manusia. Dengan kata lain, tidak asal diluncurkan, apalagi hanya berdasarkan testimoni pengguna atau berita mulut ke mulut.

Diani menjelaskan alasan mengapa obat herbal tidak dianjurkan dikonsumsi mereka dengan kanker, apalagi yang tengah melakukan pengobatan medis di dokter. Alasannya karena, mengonsumsi herbal berbarengan dengan pengobatan medis dapat berpengaruh pada hasil perawatan, yang tidak menutup kemungkinan hasilnya kurang baik.

Dengan kata lain, obat dokter yang diberikan menjadi tidak ampuh atau tidak merespon, hal tersebut akan mempersulit dokter untuk memeriksa kembali apakah disebabkan oleh obatnya yang kurang tepat atau karena ada pengaruh dari obat herbal yang dikonsumsi.

Diani mengatakan, mereka dengan kanker yang tidak mencampur pengobatan dengan obat herbal, akan memudahkan dokter mengetahui takaran hingga kombinasi obat dalam resep selanjutnya, agar lebih tepat bagi kondisi kesehatan mereka yang dengan kanker.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada ! Deretan Penyebab Kanker Kepala dan Leher yang Umum Terjadi

Waspada ! Deretan Penyebab Kanker Kepala dan Leher yang Umum Terjadi

Poptren | Rabu, 26 Juli 2023 | 14:16 WIB

Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

Poptren | Selasa, 30 Mei 2023 | 09:02 WIB

Deretan Makanan yang Bisa Menjadi Perisai Kanker

Deretan Makanan yang Bisa Menjadi Perisai Kanker

Poptren | Senin, 26 Desember 2022 | 12:38 WIB

Bukan Hanya Rokok ! Gejala dan Penyebab Kanker Paru-paru Tahap Awal

Bukan Hanya Rokok ! Gejala dan Penyebab Kanker Paru-paru Tahap Awal

Poptren | Selasa, 20 Desember 2022 | 10:10 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×