Cara Deteksi Acaman ke Database yang Semakin Besar

Dythia Novianty

Jum'at, 13 Mei 2016 | 17:57 WIB
Cara Deteksi Acaman ke Database yang Semakin Besar
Ilustrasi cyber crime. (Shutterstock)

Suara.com - Urusan keamanan data memberikan tantangan yang semakin rumit semua inovasi baru memperlihatkan celah untuk dieksploitasi. Masyarakat kini lebih terkoneksi, antara pelanggan dan bisnis. Mereka bisa mengakses informasi di mana saja dan kapan saja, dan imbasnya, hacker serta pencurian data kerap terjadi.

"Metode penyerangannya pun beragam, dari men-hack akun pengguna, eksploitasi kerapuhan aplikasi, pencurian media, hingga serangan canggih yang dikenal dengan istilah Advanced Persistent Threat atau APT," ujar Vice President, Technology, Oracle ASEAN, Praveen Thakur dalam keterangan resminya, Jumat (13/5/2016).

Jumlah dan jenis ancaman terus meningkat, dan para CIO perlu mencari cara untuk memastikan bahwa mereka bisa mendeteksi semua ancaman atau mencegahnya secara komprehensif. Banyak kasus pelanggaran data yang memperlihatkan bahwa itu terjadi dari server database yang dikompromi.

1. Mencegah Database Bypass

Ancaman database bypass mengincar data sistem operasi dan media backup. Mereka tidak membutuhkan akses ke database, catatan audit yang lebih sedikit (jika ada), dan database apa pun serta kontrol akses apa pun benar-benar di-bypass. Salah satu teknologi yang paling sering digunakan untuk melindungi ancaman database bypass adalah enkripsi.

2. Mengurangi Pengeksposan Data Sensitif

Membatasi distribusi dan akses ke data sensitif itu sudah lumrah dianggap sebagai prinsip keamanan. Yang telah berubah adalah kesadaran bahwa kontrol yang lebih ketat ke akses data sensitif bisa diterapkan tanpa mempengaruhi operasional bisnis.

Tujuannya adalah mengurangi serangan di permukaan, dengan menghentikan proliferasi data sensitif di luar batasan database yang terkonsolidasi.

3. Mencegah Application Bypass

Saat aplikasi didesain untuk menyediakan kontrol melalui model kontrol akses yang berdasarkan peran, kontrol ini mungkin tidak tersedia saat pengguna khusus mengkases database secara langsung. Melindungi serangan semacam ini membutuhkan pendekatan yang mendalam. Kontrol keamanan yang bagus tergantung pada aplikasi dan sensitivitas data.

Menggunakan kontrol pengguna khusus, kontrol konfigurasi, dan pemisahan kontrol tugas akan bantu mencegah pelanggaran tersebut dan meningkatkan keamanan database. Kontrol bisa dikonfigurasi untuk menciptakan lingkungan database yang sangat aman, membantu mencegah serangan dari dalam ataupun luar perusahaan, dan mencegah perubahan tidak terotorisasi yang mungkin terlihat di audit atau membuka celah bagi hacker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Ancaman Kejahatan Dunia Maya di Indonesia

Ini Ancaman Kejahatan Dunia Maya di Indonesia

Tekno | Selasa, 10 Mei 2016 | 15:50 WIB

Ini Tantangan Kecanggihan Teknologi di Industri Perbankan

Ini Tantangan Kecanggihan Teknologi di Industri Perbankan

Tekno | Selasa, 10 Mei 2016 | 14:44 WIB

Industri Keuangan Indonesia Riskan 'Cyber Crime'

Industri Keuangan Indonesia Riskan 'Cyber Crime'

Tekno | Rabu, 30 Maret 2016 | 06:44 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia

4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Escape from Mogadishu: Tentang Musuh yang Harus Saling Menyelamatkan

Escape from Mogadishu: Tentang Musuh yang Harus Saling Menyelamatkan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:20 WIB

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori 512 GB Performa Kencang, Intip Spek dan Harga Barunya

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori 512 GB Performa Kencang, Intip Spek dan Harga Barunya

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:12 WIB

Harta Kekayaan Suharyanto Eks Kepala BNPB yang Dicopot usai Adiknya Kena OTT KPK

Harta Kekayaan Suharyanto Eks Kepala BNPB yang Dicopot usai Adiknya Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Digimap Buka Sinyal Kehadiran iPhone Lipat Apple di Indonesia

Digimap Buka Sinyal Kehadiran iPhone Lipat Apple di Indonesia

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Hendak Isi BBM, Antrean Pemotor di Jembrana Diseruduk Mobil Listrik

Hendak Isi BBM, Antrean Pemotor di Jembrana Diseruduk Mobil Listrik

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:58 WIB

KPK Bongkar Skandal Suap Audit BPK di Klaten: Minta Rp600 Juta Ditawar Rp400 Juta dan 'Kode AMIDIS'

KPK Bongkar Skandal Suap Audit BPK di Klaten: Minta Rp600 Juta Ditawar Rp400 Juta dan 'Kode AMIDIS'

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Berperan Jahat di The Remarried Empress, Joo Ji Hoon Siap Dicaci Penonton

Berperan Jahat di The Remarried Empress, Joo Ji Hoon Siap Dicaci Penonton

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Penjelasannya

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:50 WIB

ASDP Jajaki Rute Feri DumaiMalaka, Konektivitas Indonesia-Malaysia Diperluas

ASDP Jajaki Rute Feri DumaiMalaka, Konektivitas Indonesia-Malaysia Diperluas

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×