Suara.com - Perusahaan venture capital Kinara Indonesia dan Patamar Capital sebagai penyelenggara Impact Accelerator Program di The Kasablanka, Jakarta, memberikan pendanaan sebesar USD 25,000 (sekitar Rp 359 juta) untuk empat pengusaha perempuan dari sektor inovasi dan ethical fashion di Indonesia.
“Dengan senang hati, kami mengumumkan bahwa Astungkara Indonesia, heyStartic, Kostoom dan Minikinizz adalah empat perusahaan yang terpilih dari 12 peserta Impact Accelerator Program tahun ini. Pendanaan yang kami berikan adalah investasi tahap awal untuk membantu mereka meningkatkan produksi, membeli peralatan yang lebih efisien dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” kata Ellen Nio, dari Patamar Capital.
Program akselerator yang berlangsung selama empat bulan itu terdiri dari workshop dan webinar yang bertujuan untuk meningkatkan performa bisnis. Dalam program ini, peserta belajar untuk memperbaiki model bisnis, membuat dan mengatur tim yang efektif, berinteraksi dengan pelanggan, berhubungan dengan para investor dan menguatkan jaringan mereka.
“Kami mendesain Impact Accelerator bukan sebagai kompetisi, melainkan sebagai pengalaman yang dapat memberi peserta kesempatan untuk belajar dari mentor, pelatih dan sesama peserta. Kami menyediakan lingkungan yang kondusif untuk mendukung pengusaha perempuan yang berkeinginan untuk menumbuhkan usaha mereka di bidang ethical fashion dan memberi dampak yang baik,” kata Fajar Anugerah, dari Kinara Indonesia.
Upacara penghargaan yang dilaksanakan Kamis (5/7/ 2018) tersebut adalah acara puncak Impact Accelerator Program, program tahunan dari Patamar Capital dan Kinara Indonesia yang telah rutin diadakan sejak 2016. Dalam dua tahun terakhir, Impact Accelerator Program bekerja sama dengan Investing in Women, sebuah inisiatif dari pemerintah Australia yang secara khusus membantu perusahaan yang dibentuk dan dipimpin oleh pengusaha perempuan.
“Pemerintah Australia dengan bangga mendukung kewirausahaan dan inisiatif perempuan untuk membantu agar bisnis mereka bisa berkembang dan memberi dampak sosial yang positif,” sahut Matthew Duckworth, Menteri Pelaksana Konselor untuk Ekonomi, Infrastruktur dan Investasi di Kedutaan Australia di Jakarta.