Solusi Inovatif Atasi Pencemaran Sungai dengan Rambut

Silfa Humairah Utami

Selasa, 22 Januari 2019 | 20:00 WIB
Solusi Inovatif Atasi Pencemaran Sungai dengan Rambut
Mengurangi limbah di sungai dengan limbah rambut. (Dok Clean Action)

Suara.com - Di era kemajuan industri dan globalisasi yang pesat, tentunya tak lepas dari munculnya banyak pabrik yang menghasilkan limbah pabrik. Ironisnya, limbah tersebut dibuang begitu saja dan mengotori sungai-sungai di Indonesia, padahal masih banyak warga yang sangat bergantung pada sungai sebagai sumber airnya sehari-hari.

Bisa terbayangkan limbah logam, minyak, merkuri, dan masih banyak lagi tercampur dengan air sungai dan dikonsumsi langsung oleh warga, itu semua akan sangat berakibat buruk bagi kesehatan mereka.

Clean Action, sebuah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang lingkungan berupaya untuk meminimalisir resiko tersebut.

Hair River Filter, project percontohan yang memanfaatkan limbah rambut dari salon maupun pangkas rambut menjadi filter air yang efektif menyerap limbah kimia berbahaya.

Sebuah studi di India menunjukkan bahwa rambut sangat efektif menyerap limbah-limbah berbahaya seperti merkuri, logam, minyak, kadmium, dan lain-lain seperti dikutip dari National Institute of Science, Technology & Development Studies, New Delhi, India.

Proses pembuatan Hair River Filter dimulai dari seluruh limbah rambut dikumpulkan dan kemudian dibentuk menjadi beberapa gumpalan rambut. Lalu gumpalan-gumpalan rambut tersebut disusun menjadi satu membentuk bidang kotak.

Bidang kotak rambut tersebut ditekan dari kedua sisi dengan jaring besi berukuran persegi panjang, jadilah sebuah blok filter rambut. Selanjutnya beberapa blok filter rambut di simpan di sungai yang telah tercemar selama 1 hingga 2 minggu agar rambut dapat menyerap bahan limbah kimia berbahaya. Proses yang sangat sederhana dan terhitung sangat ekonomis untuk menanggulangi masalah kronis pencemaran sungai.

“Kami berharap proyek percontohan Hair River Filter ini dapat menginspirasi perusahaan- perusahaan, pabrik, atau pun LSM untuk melakukan hal yang sama atau pun menciptakan
gagasan-gagasan baru yang lebih ekonomis demi membersihkan sungai,” ujar Hendro Talenta, Program Director Clean Action dalam rilis yang dikirimkan ke Suara.com.

Jadi solusi Hair River Filter sedikit memberi jalan keluar sungai yang kotor akibat limbah di Indonesia, karena masih banyak warga yang sangat bergantung pada sungai sebagai sumber air. (*)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurangi Penggunaan Plastik, Limbahnya Bisa Bahayakan Kesehatan Lho!

Kurangi Penggunaan Plastik, Limbahnya Bisa Bahayakan Kesehatan Lho!

Health | Rabu, 16 Januari 2019 | 19:05 WIB

Terkait Wacana Pembatasan Cuci Mobil, Begini Kata Pengusaha

Terkait Wacana Pembatasan Cuci Mobil, Begini Kata Pengusaha

Otomotif | Selasa, 08 Januari 2019 | 20:00 WIB

Hair River Filter, Ketika Limbah Rambut Jadi Solusi Atasi Pencemaran Sungai

Hair River Filter, Ketika Limbah Rambut Jadi Solusi Atasi Pencemaran Sungai

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 13:42 WIB

Terkini

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Bogor | Rabu, 09 September 2026 | 14:38 WIB

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:37 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:35 WIB

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 14:31 WIB

Darurat Kekeringan di Makassar: Warga Krisis Air Bersih

Darurat Kekeringan di Makassar: Warga Krisis Air Bersih

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 14:31 WIB

Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital

Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:30 WIB

5 Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Leo Saat Sedang Gengsi

5 Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Leo Saat Sedang Gengsi

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:30 WIB

×