Cari Bibit Unggul e-Sport Lewat Ajang Ini

Dythia Novianty
Cari Bibit Unggul e-Sport Lewat Ajang Ini
IEL University Series 2019. [IEL Univesity]

e-Sports kini menjadi salah satu industri yang memiliki potensi besar.

Suara.com - Olahraga elektronik (e-Sports) kini menjadi salah satu industri berpotensi besar. Data dari Niko Partners, sebuah perusahaan riset pasar dan konsultansi yang berspesialisasi dalam industri game dan e-Sports di Asia Tenggara dan China, menunjukkan bahwa 41 persen dari 266 juta orang Indonesia adalah gamer mobile atau PC kasual.

Merespon antusiasme tersebut, MIX 360 ESPORTS kini tengah menggarap berbagai inisiasi untuk mengembangkan ekosistem e-Sports di tanah air. Mulai dari pembinaan bibit-bibit atlet dan caster e-Sports profesional, hingga menyiapkan manajemen tim e-Sports berkualitas.

Salah satu langkah awal MIX adalah peluncuran agenda olahraga terbaru IEL University Series 2019, sebuah kompetisi e-Sports tingkat universitas di Indonesia yang didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia Esports Association (IESPA).

Kompetisi ini juga disahkan oleh Federasi Electronic Sports Asia (AeSF), dimana nantinya akan menjadi bagian dari Liga universitas resmi dibawah naungan IESPA.

“Syarat utama untuk memajukan e-Sports di tanah air adalah mengubah paradigma tradisional para orang tua dan institusi pendidikan terhadap e-Sports sehingga mereka turut mendukung pembinaan talenta-talenta berbakat,” ujar Harry Kartono selaku Chief Operational Officer MIX 360 ESPORTS melalui keterangan resminya.

Misi dalam penyelenggaraan IEL University Series 2019, ditambahkannya adalah mempersiapkan calon atlet ESPORTS, khususnya di tingkat universitas, agar bisa masuk ke pelatnas Indonesia untuk SEA Games 2019 di Manila yang digelar tahun ini.

Inisiasi ajang e-Sports tingkat mahasiswa ini juga mendapat sambutan Moonton, sebuah developer dari salah satu game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) terbesar di dunia, Mobile Legends: Bang Bang.

“Adanya liga kompetitif resmi untuk e-Sports adalah perkembangan besar bagi industri e-Sports di Indonesia. Kami mendukung penuh penyelenggaraan IEL University Series 2019 untuk memajukan esports Indonesia,” tutur Lius Andre Saputra, Esports Manager, Moonton Indonesia.

IEL University Series 2019 digelar untuk mewadahi generasi muda berbakat mengembangkan kemampuannya, sekaligus menyiapkan jalur regenerasi atlet e-Sports nasional. MIX pun menggandeng platform jejaring sosial internasional bagi para gamer, meta.us, sebagai mitra dalam liga amatir tersebut dan mempermudah proses scouting bibit-bibit unggulan tanah air.

Dua cabang game yang diperlombakan di IEL 2019 University Series ini adalah Dota 2 dan Mobile Legends. Sebanyak 12 Universitas peserta IEL akan terbagi ke dalam dua grup yang akan melakoni babak penyisihan yang lakukan secara online selama bulan Januari hingga Maret 2019.

Adapun Tempat berlangsungnya babak final IEL 2019 University Series bertempat di LigaGame Arena. Total hadiah senilai 1 Milyar Rupiah akan diperebutkan para peserta IEL 2019 University Series pada musim pertama ini.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS