8 Hidangan Gastronomi di Fairmont Jakarta Bertemakan Jepang

Silfa Humairah Utami
8 Hidangan Gastronomi di Fairmont Jakarta Bertemakan Jepang
Sajian White Asparagus Fig Summer di ‘When Jakarta Meets’ untuk tahun ketiga, dengan Jepang sebagai destinasi yang diangkat di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)

Ini menu hidangan spesial bertemakan Jepang di Fairmont Jakarta.

Suara.com - 8 Hidangan Gastronomi di Fairmont Jakarta Bertemakan Jepang.

Fairmont Jakarta menghadirkan kembali seri ‘When Jakarta Meets’ untuk tahun ketiga, dengan Jepang sebagai destinasi yang diangkat. 

Dalam hal ini, akan ada chef tamu dan ahli Mixologi dari Jepang untuk melakukan serangkaian acara di Fairmont Jakarta mulai 18 hingga 22 September 2019.

When Jakarta Meets Japan’ akan menampilkan lima acara utama, mulai dari special Afternoon Tea set di Peacock Lounge, party di K22 Bar, Barong Bar Takeover, pengalaman gastronomi di VIEW restaurant dan buffet di Spectrum.

Salah satu yang ditonjolkan dari event ini adalah pengalaman gastronomi Jepang yang akan diselenggarakan di VIEW Restaurant pada 18-21 September 2019. Hidangan makan malam yang terdiri dari delapan sajian ini, akan dibuat secara eksklusif oleh Chef Tatsuya Sakamoto dari SENSHU Restaurant menggunakan bahan-bahan premium segar yang dibawa langsung dari Jepang.

 Sajian King Crab ‘When Jakarta Meets’ untuk tahun ketiga, dengan Jepang sebagai destinasi yang diangkat di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)
Sajian King Crab ‘When Jakarta Meets’ untuk tahun ketiga, dengan Jepang sebagai destinasi yang diangkat di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)

Dalam kesempatan ini, Chef Sakamoto akan menghadirkan hidangan istimewa di VIEW Restaurant. Untuk memulai pengalaman ini, para tamu dapat menikmati hidangan laut Cooked “Horned Turban” sebagai starter, dan dilanjutkan dengan “Trio” yang terdiri dari Udang Manis, Sea Urchin dan Caviar.
Menu ketiga adalah Chawanmushi – hidangan pembuka tradisional Jepang yang berupa egg custard selembut sutera dengan beberagai campuran yang kaya rasa. Chef Sakamoto akan memberikan twist yang berbeda dari hidangan otentik ini, dengan menabahkan Foie Gras sebagai bahan utama Chawanmushi.

Sajian Espumo Corn and Poei Gras ‘When Jakarta Meets’ untuk tahun ketiga, dengan Jepang sebagai destinasi yang diangkat di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)
Sajian Espumo Corn and Poei Gras ‘When Jakarta Meets’ untuk tahun ketiga, dengan Jepang sebagai destinasi yang diangkat di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)

Di Jepang, bulan September adalah masa pergantian dari musim panas ke musim gugur, sehingga menjadi saat paling digemari mengingat udara panas berganti menjadi sejuk. Chef Sakamoto akan mendedikasikan hidangan ke empat-nya dengan menghadirkan ikan Kinmedai segar yang disajikan dengan beberapa sayuran khas musim gugur, serta Kinome Miso dan Yuzu foam.
Hidangan selanjutnya adalah Ezo Abalone, yang disajikan dengan Liver Sauce dan black truffle. Ezo Abalone adalah salah satu dari 4 jenis abalone yang dapat dikonsumsi - yang terdapat di perairan Jepang. Abalone dianggap sebagai “rajanya” kerang oleh banyak orang karena tidak hanya memiliki rasa yang lezat, namun juga kaya akan nutrisi.

Sebelum hidangan utama, Chef Sakamoto akan menghadirkan hidangan penyegar yang terbuat dari buah-buahan asal Prefektur Koshi di Jepang. Daerah Prefektur Kochi memiliki jam siang yang panjang dengan perbedaan suhu antara pagi dan sore hari yang sangat bagus, tetapi iklim umumnya hangat sehingga buah-buahan berkualitas tinggi dapat tumbuh dengan baik di daerah ini. Diantaranya adalah "Buah Tomat" yang dikembangkan dengan teknik panen khusus sehingga memiliki rasanya yang manis seperti buah. Sebagai penyegar mulut, Chef Sakamoto menghadirkan Tomat Buah dari Kochi, dengan kadar gula 8 derajat.

Chef Sakamoto sajikan menu Gastronomy Jepang di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)
Chef Sakamoto sajikan menu Gastronomy Jepang di Fairmont Jakarta. (Dok Fairmont Jakarta)

Untuk hidangan utama, Chef Sakamoto menghadirkan daging terbaik di dunia – the Kagoshima Beef. Kagoshima adalah daerah penghasil wagyu beef terbesar di Jepang dan dipasarkan dengan nama “Kagoshima (Black) Beef”. Karakteristik utama dari daging ini adalah kelembutan dan rasanya yang sempurna, bersama dengan lemak yang seimbang di seluruh serat otot. Para tamu dapat menikmati daging khas yang meleleh di mulut dengan rasa yang lembut dari hidangan Beef Sirloin premium dari Kagoshima.

Sebagai penutup santap malam istimewa ini, para tamu dapat menikmati Jamur khas musim gugur serta Chestnut Rice dan kue manis khas Jepang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS