Dukung KPK, Pegiat Seni Purbalingga Gelar KPK Rika Ora Dewekan

Chandra Iswinarno

Sabtu, 21 September 2019 | 17:26 WIB
Dukung KPK, Pegiat Seni Purbalingga Gelar KPK Rika Ora Dewekan
Ilustrasi Agenda CLC Purbalingga. [Dok. CLC Purbalingga]

Suara.com - Polemik terkait pemberantasan korupsi di Indonesia akhir-akhir ini, pegiat seni dan kelompok masyarakat sipil Purbalingga menggelar aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dukungan tersebut dikemas dalam agenda bertajuk “KPK Rika Ora Dewekan” (KPK Kamu Tidak Sendirian).

Acara budaya berbentuk pemutaran film, pementasan musik akustik, baca puisi, orasi, dan sebagainya ini rencana digelar di Purbalingga City Park Usman Janatin Jalan Ahmad Yani Nomor 57 Purbalingga pada Sabtu (21/9/2019) pukul 19.30 WIB.

Koordinator acara Bowo Leksono mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap KPK untuk menjadi lembaga yang semakin kuat dan terus istikomah dalam pemberantasan sekaligus pencegahan korupsi di Indonesia.

“Isu ini memang tidak terasa di daerah kecil seperti Purbalingga. Namun kami menilai bahwa korupsi merupakan akar dari banyak persoalan di Indonesia yaitu kemiskinan dan ketidakadilan, karenanya kami akan terus menyuarakan dengan karya,” tutur Direktur Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga.

Polemik berawal dari revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang merupakan inisiatif DPR dan terburu-buru tanpa mengindahkan pendapat masyarakat, juga seleksi pimpinan KPK baru dan bermasalah yang terus berkembang hingga hari ini.

Tajuk “KPK Rika Ora Dewekan” juga pernah diusung CLC saat peristiwa penggerogotan dan pelemahan di tubuh lembaga antirasuah itu pada tahun 2015. Tahun ini, mereka kembali hadir bersuara lewat seni.

Peristiwa budaya ini disengkuyung bareng komunitas Gusdurian Purbalingga, beberapa kelompok band di Purbalingga seperti Limbah Industri, Komunitas Musik Padamara, dan Yogie and Friend, serta masyarakat sipil lainnya.

Bowo menambahkan, para seniman Purbalingga yang konsen terhadap pemberantasan korupsi akan selalu menolak segala bentuk pelemahan KPK. Dengan maraknya kasus korupsi dan mandulnya penanganan dari lembaga penegak hukum lain, KPK adalah satu-satunya lembaga yang bisa diharapkan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Harapannya masyarakat bisa turut bergabung dan menyadari bahaya besar jika KPK dilemahkan dan tidak terjebak dalam isu bias yang tidak relevan dengan upaya pemberantasan korupsi,” ujar Bowo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengedukasi Toleransi Anak lewat Film Pendek

Mengedukasi Toleransi Anak lewat Film Pendek

Jawa Tengah | Selasa, 18 Juni 2019 | 22:07 WIB

Mengenal Perjuangan Orang Tionghoa Lewat Film Dokumenter

Mengenal Perjuangan Orang Tionghoa Lewat Film Dokumenter

Jawa Tengah | Kamis, 23 Mei 2019 | 00:30 WIB

Koalisi Sipil Desak Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Etik Dua Pejabat KPK

Koalisi Sipil Desak Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Etik Dua Pejabat KPK

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 12:56 WIB

Aksi Dukung KPK

Aksi Dukung KPK

Foto | Jum'at, 23 Januari 2015 | 15:30 WIB

Terkini

Wavi Zihan dan Ihsan Tarore Ungkap Tantangan Main di Film Horor Rambut Sewu

Wavi Zihan dan Ihsan Tarore Ungkap Tantangan Main di Film Horor Rambut Sewu

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

Beli Rusun tapi Tak Kunjung Dibangun? DPRD DKI Godok Skema Uang Kembali

Beli Rusun tapi Tak Kunjung Dibangun? DPRD DKI Godok Skema Uang Kembali

News | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

Kopdes Merah Putih Mulai Operasi Oktober, Manajer Sudah Siap

Kopdes Merah Putih Mulai Operasi Oktober, Manajer Sudah Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:23 WIB

Eugenia Diva Sumbang Perunggu, Indonesia Koleksi 6 Medali di Asian Games 2026

Eugenia Diva Sumbang Perunggu, Indonesia Koleksi 6 Medali di Asian Games 2026

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:22 WIB

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:21 WIB

Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:20 WIB

12 Pilihan Pompa Air Panasonic untuk Berbagai Kebutuhan, Mulai Rp900 Ribuan

12 Pilihan Pompa Air Panasonic untuk Berbagai Kebutuhan, Mulai Rp900 Ribuan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:20 WIB

Langgar Keimigrasian, Wanita asal Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Langgar Keimigrasian, Wanita asal Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Riau | Senin, 21 September 2026 | 18:19 WIB

Bisingnya Knalpot RX King: Mempertanyakan Ulang 'Hak Atas Kota' Warga Jogja

Bisingnya Knalpot RX King: Mempertanyakan Ulang 'Hak Atas Kota' Warga Jogja

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:18 WIB

Bagaimana Cara Edit Background Foto Jadi Keren Tanpa Aplikasi? Ini 4 Trik Praktisnya

Bagaimana Cara Edit Background Foto Jadi Keren Tanpa Aplikasi? Ini 4 Trik Praktisnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 18:15 WIB

×