Kompetisi Merakit Gunpla Kelas Dunia Kembali Digelar di Jakarta

Ferry Noviandi
Kompetisi Merakit Gunpla Kelas Dunia Kembali Digelar di Jakarta
Anak-anak mengikuti kompetisi merakit Gunpla di Mall Arta Gading. [Istimewa]

Ada empat kategori yang diperlombakan di GBWC 2019

Suara.com - Untuk kesembilan kalinya, lomba merakit mainan robot Gundam bernama Gunpla Builders World Cup (GBWC) kembali digelar di Jakarta. Acara final bahkan sudah berlangsung sejak 23 Oktober hingga 3 November 2019 di Mall Artha Gading, Jakarta Utara.

Seperti diketahui, Gunpla adalah singkatan dari Gundam plastic model. Istilah Gunpla digunakan untuk model kit yang kebanyakan terbuat dari plastik, yang sudah menjadi populer di kalangan fans anime dan kolektor sejak 1980.

Trofi Gunpla Builders World Cup (GBWC) 2019. [istimewa]
Trofi Gunpla Builders World Cup (GBWC) 2019. [istimewa]

Gunpla Builders World Cup (GBWC) 2019 ini sendiri merupakan acara berstandar internasional untuk para Modeller Pro (sebutan untuk perakit Gunpla) dan Gunpla Builder kelas Dunia untuk beradu prestasi, skill dan kemampuan menghasilkan karya-karya terbaiknya.

Menurut Erik Thianto selaku perwakilan Multy Toys (pemegang lisensi Gundam di Indonesia), dalam kompetisi ini yang diutamakan adalah orisinalitas dari para peserta dalam merakit Gunpla miliknya.

"Penilaiannya itu ditekankan pada keahlian si perakit dalam merakit gundam, ketelitian, pemberian komposisi warna yang pas serta ide orisinalnya. Ditambah sparepart yang digunakan juga harus asli yang dikeluarkan oleh Bandai Jepang ya," kata Erik, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

GBWC 2019 mendatangkan juri langsung dari Jepang bernama Katsumi Kawaguchi. Katsumi merupakan Director of Promotion and Marketing Departmen of Gunpla Bandai. Selain itu, Katsumi yang juga seorang Modeller Pro adalah juri tunggal untuk event GBWC di seluruh dunia.

Untuk GBWC 2019 ini sendiri dibagi dalam empat kelas berbeda. Diantaranya Junior A dan Junior B serta Open A dan Open B.

"Masing-masing kelas sesuai dengan umurnya masing-masing. Untuk junior A untuk usia 10 tahun ke bawah sementara junior B kategori umur 11 tahun hingga 14 tahun. Kalau Open Category A umur 15 sampai 20 tahun sedangkan Open Category B umur 21 tahun ke atas," jelas Erick.

Sejauh ini masing-masing kelas sudah banyak yang antusias untuk mendaftar. Apalagi panitia sudah melakukan seleksi di Surabaya, Jawa timur pada 26 September-6 Oktober 2019. Bahkan untuk seleksi di Surabaya sudah ada pemenangnya masing-masing untuk setiap kategori.

Sejumlah anak-anak mengikuti kompetisi merakit Gunpla di Jakarta. [istimewa]
Sejumlah anak-anak mengikuti kompetisi merakit Gunpla di Jakarta. [istimewa]

"Sudah ada 12 pemenang dari seleksi di Surabaya, tapi karya mereka akan diadu kembali dengan para peserta yang ada di Jakarta. Jadi, sekarang karya mereka sudah dipamerkan di Mall Artha Gading untuk diadu," ujarnya.

Setelah semua dipertandingkan, nantinya dipilih siapa yang berhak mewakili Indonesia untuk bersaing di Tokyo Jepang bersama wakil dari 13 negara peserta.

"Biasanya dari Indonesia ada dua orang yang mewakili yaitu pemenang Grand Champion kategori Open dan kategori Junior," tutur Erick.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS