Ramai Virus Corona, LPDB Jamin Tetap Buka Layanan Normal

M. Reza Sulaiman

Selasa, 17 Maret 2020 | 15:54 WIB
Ramai Virus Corona, LPDB Jamin Tetap Buka Layanan Normal
LPDB jamin penyelenggaraan tetap berjalan normal.(Dok. LPDB)

Suara.com - Ramai Virus Corona, LPDB Jamin Tetap Buka Layanan Normal

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo menegaskan bahwa di tengah merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19), pihaknya tidak akan mengendurkan kualitas pelayanan pembiayaan bagi para mitra dan calon mitra di seluruh Indonesia.

Justru sebaliknya, LPDB-KUMKM harus tetap hadir terutama dalam pembiayaan dan penyaluran dana bergulir.

"Apalagi, saat ini menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, di mana kebutuhan Koperasi dan UMKM akan permodalan begitu tinggi," ujar Supomo, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (17/3/2020).

Supomo memastikan bahwa kecepatan dari penyaluran akan lebih ditingkatkan lagi. Meski ada wabah virus Corona, akad pembiayaan dana bergulir harus tetap berjalan sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, Supomo memastikan bahwa jadwal-jadwal LPDB-KUMKM di daerah tetap berjalan normal seperti biasa.

"Itu sudah menjadi bagian dari risiko tugas kita dalam pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja, kita tetap menjaga dan menjalankan Social Distancing atau menjaga jarak sosial," tukas Supomo.

Bahkan, bila ke depan wabah virus Corona semakin besar dan meluas, sampai ada larangan untuk pergi ke daerah, LPDB-KUMKM sudah menyiapkan sarana infrastruktur terkait IT. Supomo menambahkan, pihaknya sudah mengantungi izin untuk melakukan digital signature.

"Payung hukum untuk digital signature sudah ada, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kita sudah mengantisipasi sampai ke kondisi terburuk terkait merebaknya virus Corona di Indonesia," tegas Supomo.

Di samping tetap menjaga kualitas layanan dengan mitra dan calon mitra, LPDB-KUMKM pun melakukan banyak langkah pencegahan guna menjaga kesehatan seluruh karyawan. Bahkan, kata Supomo, pihaknya sudah mendata lebih detail siapa-siapa saja yang menggunakan kendaraan umum maupun pribadi.

baca juga

Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin menambahkan, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan yang masih mengantor dilakukan lebih intens dan teliti lagi. "Yang lolos tes kesehatan itu akan diberi tanda. Itu dilakukan untuk semuanya tanpa kecuali, termasuk Direktur Utama dan para Direktur LPDB-KUMKM," jelas Jaenal.

Selain itu, lanjut Jaenal, pihaknya juga sudah mempersuasikan ke seluruh karyawan untuk melakukan langkah Social Distancing, baik di rumah, kantor, dan di mana pun berada.

Yang jelas, Jaenal memastikan bahwa mulai hari ini ada optimalisasi pemeriksaan kesehatan bagi karyawan di klinik LPDB-KUMKM untuk dicek kesehatannya, plus diberi vitamin C dan E. Bila ada karyawan yang baru pulang dinas dari luar kota, diwajibkan untuk periksa kesehatan di klinik.

“Dan kalau ada karyawan LPDB-KUMKM yang terpapar virus Corona, kita pasti akan mengikuti protokol yang dinstruksikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO)," pungkas Jaenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPDB Ingin Beri Kemudahan dan Persyaratan yang Ramah pada Pelaku UMKM

LPDB Ingin Beri Kemudahan dan Persyaratan yang Ramah pada Pelaku UMKM

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2020 | 17:48 WIB

Jabat Dirut LPDB, Supomo Ingin Lembaganya Ramah Bagi Pelaku KUMKM

Jabat Dirut LPDB, Supomo Ingin Lembaganya Ramah Bagi Pelaku KUMKM

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2020 | 09:00 WIB

Supomo Gantikan Braman Setyo Jadi Dirut LPDB-KUMKM

Supomo Gantikan Braman Setyo Jadi Dirut LPDB-KUMKM

News | Senin, 09 Maret 2020 | 22:45 WIB

Terkini

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

×