Begini Cara Sahabat Yatim Indonesia Lindungi Pekerja Informal dari Corona

Ririn Indriani

Senin, 30 Maret 2020 | 07:50 WIB
Begini Cara Sahabat Yatim Indonesia Lindungi Pekerja Informal dari Corona
Bilik disinfektan buatan yayasan Sahabat Yatim Indonesia untuk disiapkan di tempat-tempat umum. (Foto: Dok. Yayasan Sahabat Yatim Indonesia)

Suara.com - Merebaknya wabah corona atau covid-19 di tanah air sudah berdampak pada segala sektor kehidupan baik formal maupun informal.

Tentunya ini sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakatnya, baik dari sisi ekonomi, kultural, dan lain sebagainya.

Kondisi seperti ini yang akhirnya memaksa masyarakat untuk melakukan segala kegiatan dari rumah.

Anak-anak belajar dari rumah, para karyawan juga bekerja dari rumah.

Tentunya tidak masalah jika status pekerjaannya adalah karyawan, yang sudah dipastikan walaupun bekerja dari rumah, mereka masih mendapatkan pendapatan rutinnya.

Namun bagaimana dengan para pekerja informal? Mereka tidak mungkin melakukan kegiatan pekerjaannya dari rumah, misalkan pengemudi ojol, pedagang sayur dan buah di pasar.

Mereka bukannya tidak peduli terhadap penyebaran virus corona ini.

Di satu sisi ada rasa takut akan tertularnya penyakit ini dengan minimnya perlindungan bagi mereka.

Namun jika mereka meninggalkan kegiatan kesehariannya untuk berdiam diri di rumah, tentunya tidak akan punya penghasilan. Padahal bisa jadi mereka adalah tulang punggung keluarga yang harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

baca juga
Bilik disinfektan buatan yayasan Sahabat Yatim Indonesia. (Foto: Dok. Yayasan Sahabat Yatim Indonesia)
Bilik disinfektan buatan yayasan Sahabat Yatim Indonesia. (Foto: Dok. Yayasan Sahabat Yatim Indonesia)

Hal inilah yang akhirnya menginisiasi Sahabat Yatim Indonesia, sebagai lembaga sosial yang memberikan pengasuhan bagi para yatim dan dhuafa yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, terketuk hatinya untuk bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka.

Bilik disinfektan menjadi pilihan yayasan Sahabat Yatim Indonesia untuk disiapkan di tempat-tempat umum yang mayoritas masyarakatnya adalah pekerja informal.

Dalam pengadaannya, yayasan Sahabat Yatim Indonesia membuat sendiri bilik desinfektan tersebut.

Dengan sumber daya dan kemampuan yang ada, serta dukungan masyarakat, yayasan ini yakin bisa berpartisipasi guna memerangi wabah corona bersama-sama dengan pemerintah.

"Ini adalah masalah yang harus di hadapi bersama. Kami tidak ingin ada yatim-yatim baru lagi akibat corona ini, kami harus bisa membantu memberikan perlindungan bagi orang tua mereka dalam mencari nafkah", ujar Kumara Edhie Dusiyanto ST, pendiri sekaligus Ketua Pembina Sahabat Yatim Indonesia dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Rencananya, lanjut Kumara, Sahabat Yatim Indonesia akan memproduksi bilik disinfektan ini dalam jumlah banyak, bahkan ratusan. Bilik disinfektan tersebut akan diletakkan di tempat-tempat umum untuk para pekerja informal, seperti di pasar tradisional dan lain sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penutupan Akses Keluar-Masuk DKI untuk Angkutan Orang, Logistik Masih Boleh

Penutupan Akses Keluar-Masuk DKI untuk Angkutan Orang, Logistik Masih Boleh

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 07:33 WIB

Warga Malaysia Dapat Internet Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

Warga Malaysia Dapat Internet Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 07:30 WIB

Mengenal Badai Sitokin, Sistem Imun yang Bisa Tewaskan Pasien Covid-19

Mengenal Badai Sitokin, Sistem Imun yang Bisa Tewaskan Pasien Covid-19

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×